Meski sederhana, semangat kekeluargaan yang diusung GCN Purwakarta benar-benar bikin suasana Ramadan makin spesial. Agenda ini pun resmi jadi bukti kalau komunitas motor nggak cuma soal gas bareng, tapi juga soal peduli sesama.
Agenda Tahunan Bukber GCN Purwakarta yang Penuh Makna
Acara dimulai dengan sambutan hangat dari jajaran pengurus yang menekankan pentingnya komunikasi langsung dibanding sekadar chat di grup. Sebanyak 30 orang hadir meramaikan, termasuk tamu spesial dari Chapter Cikampek dan Koordinator Wilayah Jawa Barat.
“Buat saya pribadi sangat positif dan begitu berkesan. Alasannya, selain kita bisa berkumpul bersama atau haha-hihi bersama, kita juga dapet pelajaran penting dari setiap tahun kita menyelenggarakan acara seperti ini,” ujar Dhidot, selaku Humas sekaligus Ketua Pelaksana.
Setelah sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan perkenalan member baru agar mereka merasa lebih homey di keluarga besar GCN. Sesi sharing pun mengalir santai membahas berbagai rencana kegiatan komunitas ke depannya.
Tepat sebelum azan magrib, seluruh anggota turun ke jalan untuk membagikan takjil kepada warga sekitar yang menjalankan ibadah puasa. Momen ini menjadi salah satu inti acara untuk menyebarkan sedikit rezeki dan kebahagiaan di bulan mulia.
Kedai C’lian Jadi Saksi Hangatnya Persaudaraan
Setelah lelah berbagi takjil, semua member kembali ke Kedai C’lian untuk menikmati hidangan buka puasa bersama. Gelak tawa pecah saat para member menikmati waktu santai di sela-sela kesibukan pekerjaan dan keluarga mereka.
Ketua Chapter Purwakarta, Efuls, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kelancaran acara tahunan yang rutin ini. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada pemilik lokasi yang juga merupakan bagian dari keluarga besar GCN.
“Alhamdulillah acara bisa dengan lancar dan sukses diselenggarakan. Terimakasih buat semua member yang support, juga terimakasih kepada Ko Yosef sebagai member dan pemilik Kedai C’lian yang telah mengizinkan acara berjalan di tempatnya,” ungkap Efuls.
Melihat member bisa tertawa lepas dan melakukan hal positif bersama adalah kesan mendalam yang dirasakan oleh seluruh panitia. Acara pun ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai kenang-kenangan momen Ramadan tahun 2026 ini.










