Dalam sesi tersebut, ada empat rahasia utama teknik berkendara motor adaptif yang dibagikan buat teman-teman difabel:
- Kontrol Halus: Narik gas dan ngerem harus lembut biar motor tetap stabil.
- Kecepatan Konsisten: Jaga kecepatan tetap stabil supaya motor gampang dikendalikan.
- Jarak Aman Ekstra: Kasih ruang lebih buat bereaksi kalau ada hal mendadak.
- Antisipasi Dini: Harus peka sama potensi bahaya di depan mata.
Posisi Berkendara dan Alat Bantu yang Pas
Nggak cuma soal teknik jalan, posisi duduk juga berpengaruh besar, lho! Buat pengendara difabel, kenyamanan adalah kunci kontrol motor yang optimal.
Ada empat faktor pendukung yang dibahas, mulai dari posisi duduk yang stabil, titik tumpu yang tepat, aspek ergonomis kendaraan, hingga prinsip safety first yang nggak boleh ditawar.
Benedictus F. Maharanto, Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, menambahkan kalau kolaborasi ini adalah cara WMS biar pesan keselamatan sampai ke semua lapisan masyarakat dengan cara yang asyik dan mudah dipahami.
“Kami harap ilmu yang diajarkan bisa dipahami dan diterapkan secara berkelanjutan,” tuturnya.
Dengan edukasi yang rutin seperti ini, diharapkan jalanan Jakarta dan Tangerang jadi lebih ramah dan aman buat siapa saja.






