Kondisi alam yang ekstrem tersebut justru membuat jalannya balapan menjadi semakin menegangkan dan seru untuk ditonton. Sorak-sorai penonton pun riuh bergemuruh setiap kali melihat aksi heroik para pembalap melewati rintangan berlumpur.
”Masyarakat Kalimantan Barat sangat menyukai event Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge, sudah 4 kali digelar di area itu dan selalu berlangsung meriah. Di lokasi penyelenggaraan yang bergantian tiap tahun, penonton antusias menyaksikan race dan enjoy mengikuti aktivitas-aktivitas yang disajikan. Catatan positif kali ini ada peningkatan jumlah starter Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge, dimana di Kabupaten Landak paling banyak untuk wilayah Kalimantan Barat. Line up motor trail Yamaha populer di sana sehingga ikut mendorong peserta ambil bagian menaklukan tantangan di kejuaraan ini. Kami mengapresiasi semua pihak yang turut mendukung kesuksesan pelaksanaan event ini,” ungkap Johannes B.M.Siahaan, Assistant General Manager CS Division PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Persaingan Sengit 8 Kelas dan Pembagian Tiket Emas
Total ada delapan kelas berbeda yang dipertandingkan secara kompetitif pada seri pembuka di Kabupaten Landak ini.
Mulai dari kelas profesional YEC 1 hingga kategori khusus wanita YEC 7 dan pembalap lokal YEC 8 masuk dalam daftar perlombaan.
Pihak Yamaha juga menerapkan regulasi jadwal terbaru dengan melombakan tiga kelas utama pada hari Sabtu.
Kelas YEC 1 Professional, YEC 2 Com Advance, dan YEC 6 YZ Series Open menjadi menu pembuka yang sangat dinantikan.
Menariknya, para pembalap lokal yang berhasil mengumpulkan total poin tertinggi dari dua balapan di tiga kelas utama tersebut berhak mendapatkan hadiah istimewa.
Hadiah berupa golden ticket ini menjadi jaminan bagi mereka untuk bisa langsung bertolak mengikuti seri kedua di Jawa Timur.
Pemberian golden ticket ini tentu menjadi angin segar sekaligus motivasi besar bagi kebangkitan talenta balap lokal daerah.
Mereka berkesempatan emas untuk menguji kemampuan balap mereka bersanding dengan pembalap top di tingkat nasional.
Dominasi Pembalap Nasional dan Kebangkitan Rider Lokal
Rider nasional asal Jawa Barat, Dadan KR yang membela tim DK Racing tampil sangat mendominasi jalannya balapan sejak awal. Pembalap senior ini sukses menyabet gelar juara umum sekaligus di dua kelas bergengsi yakni YEC 1 dan YEC 6.
Sementara itu, posisi juara umum untuk kelas YEC 2 Com Advance berhasil direbut oleh Fianmuh dari tim 1Shop Bikers Partner. Performa apik dari para pembalap papan atas ini benar-benar memberikan tontonan yang berkelas bagi warga Landak.
Untuk jajaran pembalap lokal, Matbon dari tim 1Shop Bikers Partner sukses mengamankan peringkat kedua pada kelas YEC 1 Professional. Prestasi gemilang ini membuatnya berhak atas tiket emas menuju putaran selanjutnya di tanah Jawa.
Selain Matbon, Rafiek Akbar dari JRT Sekadau di kelas YEC 2 serta Oky Hariadi di kelas YEC 6 juga berhasil mengamankan tiket emas. Keberhasilan para pemuda daerah ini membuktikan bahwa kualitas rider luar Jawa tidak boleh dipandang sebelah mata.
”Balapan berjalan seru dan menantang. Senang rasanya bisa naik podium di hadapan masyarakat Kalbar. Antusiasme mereka menjadi motivasi tambahan bagi saya untuk berprestasi. Saya bertekad tampil semaksimal mungkin di seri berikutnya bersaing dengan para kroser nasional di tanah Jawa,” tutur Matbon, kroser muda usia 25 tahun asal Sambas yang juga menyabet juara umum rider lokal dan berhak membawa pulang hadiah motor Yamaha Mio M3.
Sederet pemenang lain juga turut naik podium kehormatan seperti Muhammad Arif di kelas YEC 3 Com A. Sementara itu, Rizky Sulistyo, Feerli Peyi, dan kroser wanita Cindy Murf juga sukses mengunci gelar juara pertama di kelas masing-masing.
Keseruan acara tidak berhenti di lintasan saja karena para pengunjung juga asyik memadati area exhibition booth. Berbagai macam hiburan mulai dari sunmori, pameran UMKM, kontes modifikasi, hingga fun run 5K turut memeriahkan pesta rakyat ini.
Kesuksesan luar biasa dari putaran perdana ini tentu tidak luput dari dukungan penuh para sponsor besar seperti Shell dan Yamalube. Jadi, jangan sampai kelewatan untuk menunggu kelanjutan keseruan putaran kedua yang siap dihelat di Jawa Timur bulan September nanti!






