Tim mekanik pun memberikan jempol melihat cara Zidane menjinakkan handling dan respons mesin khas Ducati yang sangat presisi. Kehadiran Zidane di tim ini memang menjadi bagian dari strategi besar untuk menguasai lintasan balap di Negeri Gajah Putih tersebut.
Dengan skill mumpuni yang berpadu dengan teknologi tinggi, Ducati MX Team Indonesia optimis bisa berbicara banyak di kancah internasional. Apalagi, dua seri di Thailand ini dikenal sebagai salah satu yang paling kompetitif di kawasan Asia Tenggara.
Adaptasi Cepat M Zidane di Atas Ducati Desmo450 MX
Johny Pranata, sang Team Manager, menyebutkan bahwa kenyamanan rider adalah prioritas utama sebelum benar-benar turun ke lintasan balap yang menantang. Baginya, sesi latihan kali ini adalah fondasi paling penting agar Zidane bisa tampil tanpa beban saat hari perlombaan tiba.
“Setelah melakukan beberapa penyesuaian di motor, Zidane berhasil menemukan kenyamanannya di Ducati Desmo450 MX. Ini adalah langkah awal yang baik,” ungkap Johny Pranata dengan penuh optimisme.
Ia juga menambahkan bahwa kecepatan adaptasi Zidane melampaui ekspektasi awal tim saat pertama kali motor ini dikeluarkan dari paddock. Johny melihat ada potensi besar yang bisa meledak saat race berlangsung pada 21–22 Maret mendatang.






