“Berbekal semangat kolaborasi dalam mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, PT WIKA Industri Manufaktur akan selalu terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Tujuannya, untuk memastikan transisi dari kendaraan konvensional menuju era kendaraan listrik dapat berlangsung dengan cepat.” jelas Samyarto.
Lebih lanjut, Samyarto mengatakan kolaborasi ini merupakan salah satu keberhasilan WIMA dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik, selain menyediakan kendaraan motor listrik dengan memberdayakan pemasok lokal, WIMA juga turut mengembangkan pembuatan Battery Swapping Station (BSS) atau Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).
“Hadirnya SPBKLU ini merupakan sebuah terobosan baru bagi WIMA, hal ini bertujuan untuk mempermudah pengguna sepeda motor listrik dan untuk mendorong minat masyarakat menggunakan kendaraan yang ramah lingkungan.” Lanjut Samyarto
PT WIKA Industri Manufaktur sebagai bagian dari WIKA Group memiliki komitmen untuk terus mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia dalam mengimplementasikan program renewable energy dan mencapai target nol emisi di tahun 2060 mendatang.
Samyarto melanjutkan, pada tahap awal ini WIMA bersama Pertamina dan Gojek melakukan pilot komersial BSS di Jakarta yang tersebar di 5 (lima) titik lokasi SPBU Green Energy Station (GES). Harapan kedepannya, WIMA bersama Pertamina bisa terus mengembangkan serta menambah jumlah titik SPBKLU serta bisa digunakan untuk masyarakat umum. Hal ini dapat menjadi salah satu cara untuk mempercepat program elektrifikasi kendaraan bermotor nasional.






