Menurutnya, hubungan kerja sama antara APM dan dealer seharusnya memiliki jaminan atau mekanisme kontrol yang mencegah kerugian konsumen.
Namun kenyataan yang ia alami justru membuatnya merasa tidak ada pihak yang benar-benar memberikan solusi.
Kabar dari QJMotor Indonesia, bahwa dealer di Solo memang tengah bermasalah dan sedang dalam proses pengaduan hukum.
Kasus Pembeli Lain: 75 Juta Lunas, Unit Menghilang
Keluhan lain datang dari akun Nathvnael, yang memiliki pengalaman serupa. Ia membeli unit QJMotor SRV Libero pada Juli lalu melalui dealer yang sama, dengan pembayaran lunas sebesar Rp75 juta. Namun hingga kini, unit tersebut belum ia terima.
Nathvnael mengaku memilih dealer tersebut karena pernah ditandai oleh akun resmi QJMotor Indonesia dalam unggahannya. Namun setelah menunggu lama tanpa hasil, ia justru mendapatkan berbagai alasan dari pihak dealer.
“Bahkan disebutkan bahwa akses dana tidak dapat dibuka karena pihak keluarga tidak mengetahui PIN terkait.”
Ia juga menyatakan sudah menghubungi pihak pusat QJMotor Indonesia untuk meminta bantuan penyelesaian, namun belum ada perkembangan konkret.
“Dari pusat: ‘masih diproses’, tapi nggak ada progres.”
Dalam unggahannya, ia menekankan bahwa pernyataan tersebut ia sampaikan agar konsumen lain berhati-hati:






