Hebatnya lagi, seluruh jenis pelayanan mulai dari servis ringan, ganti busi, hingga ganti oli mesin dan gardan dilakukan secara profesional. Ditambah lagi, proses pengerjaannya didukung penuh oleh pembersihan mesin memakai cairan Rexco Lubricant dan penyetelan presisi memakai perkakas andalan.
“Bagi kami, keberhasilan Servis tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknisi, tetapi juga oleh kualitas peralatan yang digunakan. Tekiro selalu menjadi perkakas yang kami pilih untuk mendukung tim dalam melakukan proses servis dengan lebih rapi, cepat, dan efektif di event Servis Gratis ini. Perkakas Tekiro juga turut menunjang aktivitas servis harian di Lembaga Bengkel Mahasiswa Mesin (LBMM) ITS sehingga sangat membantu kebutuhan operasional bengkel kami,” ujar Muhammad Fathan Firjatullah, Ketua LBMM ITS.
Edukasi Otomotif Komprehensif Guna Mencetak Teknisi Masa Depan
Bukan cuma sibuk memanjakan pemilik kendaraan dengan servis gratis, pihak Tekiro dan kampus ITS ternyata punya misi mulia lainnya. Mereka sangat fokus dalam urusan pengembangan talenta muda lewat program pelatihan otomotif yang dikemas secara menarik.
Peserta yang ikut bergabung dalam kelas pelatihan ini jumlahnya menembus 160 orang mahasiswa dari berbagai kampus di Surabaya. Seluruh peserta yang hadir merupakan anak-anak muda pilihan yang punya ketertarikan besar pada dunia teknik mesin dan otomotif.
Program edukasi ini sengaja dirancang sedemikian rupa sebagai pintu gerbang utama untuk mengenal dunia teknik otomotif secara mendalam. Pembahasannya pun dikupas tuntas dari dua sisi sekaligus, yaitu dari sudut pandang keilmuan akademis hingga ranah keprofesian industri.
Lewat metode pendekatan praktis, agenda ini sukses menyatukan antara teori di ruang kuliah dengan keterampilan teknis di lapangan. Dengan adanya pembekalan materi yang sangat komplet, para peserta diharapkan punya modal kuat dan daya saing tinggi di dunia kerja.
“Kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti ITS adalah investasi jangka panjang. Kami ingin memastikan bahwa teori yang dipelajari di bangku kuliah selaras dengan realita di lapangan. Melalui servis gratis, kami membantu masyarakat, dan melalui pelatihan, kami membantu mahasiswa menjadi teknisi yang siap kerja,” ujar Novitasari, Brand Marketing Manager Tekiro.
Melalui kesuksesan acara ini, Fathan selaku Ketua LBMM ITS juga menyampaikan harapan besarnya untuk masa depan masyarakat Surabaya. Beliau pengen momen ini bisa bikin warga makin peduli terhadap pentingnya melakukan perawatan rutin pada kendaraan pribadi mereka.
Sebab, dengan kondisi motor atau mobil yang selalu terawat, mobilitas sehari-hari otomatis bakal jadi jauh lebih aman di jalan raya. Selain itu, keuntungan lainnya adalah usia pakai atau umur dari komponen kendaraan tersebut pasti bisa jadi jauh lebih panjang.
Sebagai penutup, sinergi yang sangat harmonis antara brand Tekiro dan kampus ITS Surabaya ini patut diacungi jempol. Langkah nyata ini diharapkan mampu memicu inspirasi bagi korporasi lain untuk ikut bergerak memberikan kontribusi serupa kepada masyarakat.
Tentunya kontribusi yang sangat dinantikan adalah program-program baru yang sifatnya memberikan solusi sekaligus mengedukasi masyarakat luas. Sukses terus untuk Tekiro dan ITS Surabaya, semoga kolaborasi keren ini bisa terus berlanjut di masa-masa mendatang!




