Pembalap MotoGP bernomor 49 ini menambahkan, “Kami melakukan penyesuaian pada sesi sore, tapi tidak berpengaruh. Sejujurnya saya berharap bisa start balapan lebih maju ke depan, dan nanti di sesi warm up akan lebih krusial untuk memahami apakah kita akan kompetitif atau tidak.”
Adapun Bastianini yang start dari posisi 16 juga mengaku kecewa dengan hasilnya, adahal di sesi latihan bebas (FP4) sudah melakukan dengan baik. “Saya sangat percaya diri bisa hadapi kualifikasi, tapi kendala di motor pertama membuat perencanaan buyar,” katanya.
Ketika beralih ke motor kedua, pembalap bernomor 23 ini tak mendapat feeling yang sama sesuai dengan yang diinginkannya. “Ini adalah masalah yang harus cepat mendapat solusinya, dan salah satunya cara terus mencari penyelesaiannya. Di sesi warm up nanti kami harap bisa tampil bagus dan mencoba konsisten di balapan: setidaknya bisa finis sepuluh besar bisa diperoleh,” jelas Bastianini.
Diggia dan Bastianini sudah bertekad bisa menyelesaikan balapan dengan baik dan membawa pulang poin penting untuk klasemen Juara Dunia MotoGP 2022. Keduanya akan berusaha bikin bangga para penggemar dan konsumen Federal Oil di Indonesia yang telah mendukung mereka berlaga di kelas MotoGP.
Posisi klasemen sementara saat ini jelang MotoGP Belanda, Enea Bastianini masih terbuka di perebutan titel Juara Dunia MotoGP 2022, berada di posisi empat dengan kumpulkan 100 poin. Sedangkan Fabio Di Giannantonio kumpulkan 16 poin berada di posisi 20.






