Desain baru ini sekilas mengingatkan pada buntut motor Ducati Desmosedici, yang dikenal unggul dalam hal aerodinamika.
Revisi ini bukan tanpa alasan. Yamaha ingin meningkatkan performa dan daya saing mereka di lintasan, terutama menghadapi dominasi Ducati.
Proses pengembangan ini juga tak lepas dari kontribusi Max Bartolini, mantan manajer teknik Ducati, yang telah bergabung dengan Yamaha sejak musim lalu.
Massimo Meregalli, Direktur Olahraga Monster Energy Yamaha, menyebutkan:
“Saya melihat musim baru ini sebagai tantangan besar. Harapannya tinggi, tetapi kami tetap realistis. Tahun lalu kami menutup musim dengan perkembangan positif, dan untuk 2025 kami ingin melangkah lebih jauh. Kerja sama erat dengan Pramac tentunya menjadi keuntungan besar bagi kami.”






