Gunakan stagger formation atau posisi zigzag jika jarak antar motor terasa agak rapat. Formasi ini memberikan ruang pandang dan ruang gerak yang lebih luas bagi setiap peserta touring.
Jangan cuma didengar, tapi pahami betul aturan 2-second rule sebagai kombinasi waktu reaksi manusia dan reaksi mekanis kendaraan. Jarak dua detik ini setara dengan sekitar 34 meter jika kamu melaju dalam kecepatan 60 km/jam.
Pahami bahwa kendaraan butuh waktu untuk merespons perintah pengereman yang kamu berikan. Dengan menjaga jarak, kamu punya waktu yang cukup untuk menghindar jika terjadi sesuatu yang mendadak di depan.
Protokol SOP Saat Mendekati Area Persimpangan
Jusri menekankan protokol “Roll of Total”, yaitu mengurangi tarikan gas sekitar 50 sampai 100 meter sebelum memasuki area persimpangan. Langkah ini adalah awal yang baik untuk mengontrol kecepatan motor secara perlahan.
Selanjutnya, selalu terapkan cover the brake dengan meletakkan jari di tuas rem agar siap melakukan pengereman darurat kapan saja. Antisipasi adalah kunci agar kamu tidak kaget saat ada kendaraan lain yang tiba-tiba muncul.
Lakukan teknik head-on swivel dengan menggerakkan kepala ke kanan dan ke kiri untuk memantau situasi lalu lintas. Kamu harus mengidentifikasi perilaku pengguna jalan lain di persimpangan tersebut untuk memastikan jalur benar-benar aman.






