Tapan Ghosh selaku CEO VinFast Asia mengungkapkan bahwa Indonesia memegang peranan kunci dalam strategi besar adopsi kendaraan listrik mereka di Asia Tenggara.
“Sejak hadir pada 2024, kami terus memperluas ekosistem kami melalui delapan model kendaraan, lebih dari 3.200 stasiun pengisian daya bersama V-Green, layanan mobilitas listrik Green SM, hingga investasi manufaktur lokal di Subang. Melalui kolaborasi dengan perusahaan yang memiliki visi yang sama seperti Indoswiss Group, kehadiran VinFast Parung sebagai showroom ke-40 sekaligus dealership pertama kami di Kabupaten Bogor menegaskan komitmen kami untuk menghadirkan solusi mobilitas listrik yang semakin dekat dan relevan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Tapan Ghosh.
Lini Produk Lengkap di Dealer VinFast Parung dan Konsep Kepemilikan TCO
Masyarakat yang berkunjung ke VinFast Parung bisa melihat langsung deretan kendaraan listrik unggulan mulai dari VF 3, VF 5, VF 6, VF 7, hingga VF MPV 7.
Tersedia juga lini kendaraan seri Green seperti Nerio Green, Herio Green, dan Limo Green yang disiapkan untuk kebutuhan armada maupun operasional komersial.
Seluruh pilihan model ini dihadirkan untuk menjawab beragam kebutuhan mobilitas harian, mulai dari mobil kota yang lincah, SUV tangguh, hingga mobil keluarga yang lapang.
Selain jajaran produk yang lengkap, pabrikan ini juga mengedukasi konsumen lewat konsep Total Cost of Ownership (TCO) agar pengguna paham efisiensi biaya kepemilikan jangka panjang.
Pendekatan TCO membantu konsumen memperhitungkan seluruh pengeluaran secara menyeluruh, termasuk penghematan biaya energi serta perawatan berkala dibandingkan mobil konvensional.
Arunodoy Das selaku CEO VinFast Indonesia menjelaskan pentingnya nilai kepemilikan jangka panjang bagi para pengguna mobil listrik di tanah air.
“Dalam waktu kurang dari dua tahun, kami terus memperluas pilihan kendaraan listrik untuk menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang beragam, baik untuk gaya hidup, kebutuhan keluarga, maupun kebutuhan bisnis. Kami juga ingin memastikan bahwa konsumen dapat memahami nilai kendaraan dalam jangka panjang, bukan hanya dari harga pembelian awal. Karena itu, pendekatan Total Cost of Ownership menjadi bagian penting dari cara kami menghadirkan pengalaman kendaraan listrik di Indonesia,” jelas Arunodoy Das.
Untuk makin memberikan rasa aman, produsen menyediakan program Free Charging yang berlaku sampai 31 Maret 2029 mendatang.
Konsumen juga dimanjakan dengan jaminan nilai jual kembali hingga 80% yang memberikan ketenangan ekstra selama masa kepemilikan unit.
Bagi warga Bogor dan sekitarnya yang penasaran, pintu dealer sudah terbuka lebar untuk menjajal langsung sensasi berkendara lewat fasilitas test drive yang telah disediakan.



