Penggunaan motor-motor tersebut tidak dianggap sebagai bentuk pelanggaran, melainkan bagian dari dedikasi penuh terhadap tim.
Semua keputusan penting, mulai dari pemilihan ban, setup motor, hingga strategi menyalip di lap terakhir, akan selalu dibahas bersama.
Namun saat terjadi perbedaan pendapat di lintasan, insting Marco tetap menjadi keputusan akhir. Albarosa diperbolehkan “protes” lewat getaran halus atau sedikit selip, tentu saja selama masih dalam batas sistem traksi.
Kontrak Jangka Panjang Hingga Beberapa Musim ke Depan
Kesepakatan ini berlaku sejak ditandatangani dan akan berjalan untuk beberapa musim mendatang. Selama Marco masih berambisi menaklukkan lintasan dan bahan bakar terus mengalir ke injektor Albarosa, kerja sama ini akan tetap terjaga tanpa membawa persoalan ke jalur hukum.
Marco juga menegaskan pemahamannya terhadap setiap detail Albarosa, mulai dari pemetaan mesin, respons pengereman, hingga karakter akselerasi.
Sebaliknya, Albarosa menerima gaya balap agresif Marco, kepekaannya terhadap bagian depan motor, serta mentalitas membuka gas tanpa kompromi.
Marco Bezzecchi mengaku bahagia dengan perpanjangan kontrak dua tahun ke depan. Sejak awal bergabung, ia memang menargetkan proyek jangka panjang bersama Aprilia Racing dan merasa mendapat dukungan penuh dari tim serta pabrik Noale.
Sementara itu, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyebut perpanjangan kontrak ini sebagai prioritas utama tim. Keputusan Marco untuk bertahan, meski mendapat banyak tawaran lain, menjadi bukti kuatnya fondasi dan semangat tim Aprilia Racing.






