Saat ini, Bapas Kelas II Ciangir tercatat membina 1.239 klien. Melalui program pelatihan ini, mereka diharapkan tidak cuma dapat kemampuan teknis, tapi juga rasa percaya diri untuk kembali berperan aktif di masyarakat.
Disiapkan untuk Wirausaha hingga Berpeluang Bergabung dengan AHASS
Program kerja sama ini juga mencakup pelatihan lanjutan seperti troubleshooting motor Honda. Skill ini penting untuk meningkatkan kemampuan analisis dan memperbaiki kendaraan secara mandiri.
Bukan hanya bekal wirausaha, para klien juga berkesempatan untuk disalurkan ke jaringan AHASS Jakarta–Tangerang, tentu melalui proses seleksi dan kelayakan sesuai standar perusahaan.
“Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar kerja sama, tapi wujud kepedulian terhadap sesama. Kami berharap pengetahuan yang dibagikan hari ini bisa membuka jalan baru bagi para klien untuk hidup lebih produktif,” ujar Nanik Setiawati, GM After Sales PT Wahana Makmur Sejati.
Ia menambahkan bahwa setiap individu punya kesempatan untuk memperbaiki hidup. Dengan dukungan yang tepat dan keterampilan relevan, klien Bapas diharapkan bisa kembali ke masyarakat dengan kompetensi dan kepercayaan diri yang lebih kuat.
Menuju Program Berkelanjutan yang Lebih Besar
Melalui kegiatan ini, WMS menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat, bukan hanya fokus pada bisnis. Harapannya, sinergi ini bisa berkembang menjadi program pelatihan jangka panjang.
WMS juga berharap kerja sama ini bisa menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya agar turut terlibat dalam pembinaan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat pasca pemasyarakatan.






