Lebih jauh, kompetisi ini juga memperkuat hubungan antara dunia pendidikan vokasi dan industri (DUDI). Sekolah bukan hanya lembaga pendidikan, tetapi juga mitra strategis dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap masuk ke industri otomotif masa depan.
Guru dan Siswa, Sama-Sama Didorong Naik Level
Bagi para guru, kontes ini adalah momentum untuk memperbarui pengetahuan teknis sekaligus menajamkan kemampuan pedagogi. Harapannya, metode pengajaran semakin relevan dengan tuntutan industri terkini.
“Guru punya peran penting dalam membentuk kompetensi siswa vokasi. Karena itu, kami memberikan ruang pengembangan agar mereka bisa mengikuti inovasi dan memperkuat metode pembelajaran,” lanjut Benedictus.
Selama empat hari pelaksanaan, suasana kompetisi berlangsung seru dan edukatif. Para peserta menunjukkan semangat tinggi baik saat menghadapi ujian teori maupun praktik bengkel. Tidak hanya berkompetisi, mereka juga saling mendukung dan bertukar insight, menghadirkan atmosfer positif di lingkungan SMK binaan WMS.
Bagian dari Festival Vokasi Satu Hati 2026
Kontes ini merupakan bagian dari rangkaian besar Festival Vokasi Satu Hati (FeVoSH) 2026 yang digagas WMS bersama AHM. Melalui program ini, Honda terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui penyelarasan kurikulum, penyediaan sarana praktik berstandar industri, hingga menjalankan kolaborasi erat antara sekolah dan dunia usaha.
Para pemenang dari tingkat regional Jakarta–Tangerang nantinya akan melaju ke Kontes Guru & Siswa Nasional AHM untuk bersaing dengan para juara dari seluruh Indonesia.
Pemenang Kontes Guru & Siswa Tingkat Regional 2026
Kategori Siswa
- Juara I: Desta Vio Hardyansyah (SMK Negeri 12 Kab. Tangerang)
- Juara II: Faiz Yunsar (SMK Jaya Buana)
- Juara III: Muhammad Firzachri Rizkyandari (SMK Negeri 2 Kab. Tangerang)
Kategori Guru
- Juara I: Elbianto (SMK Citra Madani)
- Juara II: Muhammad Syukron Mudatsir (SMK Yuppentek 2)
- Juara III: Ali Akbar (SMK Jaya Buana)



