Dalam kompetisi ini, peserta diuji dalam kemampuan Customer Satisfaction (CS) Skill, yang menilai kecakapan dalam menangani keluhan pelanggan, serta Troubleshooting Skill dengan Yamaha Diagnostic Tool (YDT) untuk menemukan solusi teknis secara cepat dan tepat.
Standar kurikulum Yamaha Technical Academy (YTA) tingkat Bronze, Silver, dan Gold menjadi patokan utama dalam pengujian para teknisi.
Selain teknisi profesional, Yamaha juga menggelar SMK Kontes Regional yang melibatkan 24 sekolah dengan Kelas Khusus Yamaha (KKY).
Para siswa bersaing untuk mewakili sekolahnya dalam ajang nasional, mendukung Yamaha dalam mencari dan mengembangkan generasi teknisi masa depan.
Indonesia Technician Grand Prix 2025 membuktikan Yamaha Indonesia terus berupaya mencetak teknisi handal berstandar global, sekaligus memperkuat hubungan erat dengan konsumen melalui layanan terbaik.






