Pengetahuan tersebut menjadi bekal mereka untuk menyebarkan kampanye keselamatan berkendara selama menjalankan program KKN di berbagai wilayah.
Komitmen Yayasan AHM untuk Keselamatan Berkendara
Ahmad Muhibbuddin, Ketua Yayasan AHM, menyatakan bahwa program ini adalah langkah konkret dalam menumbuhkan budaya keselamatan berkendara di kalangan generasi muda.
“Budaya keselamatan berkendara harus terus dikembangkan oleh banyak pihak. Kami berharap dari kampus ini lahir para Agen Safety Riding yang kreatif. Menyebarkan kesadaran keselamatan berkendara bagi masyarakat maupun lingkungan kampus,” ujar Muhibbuddin.
Selain Agen Safety Riding, Yayasan AHM juga memiliki program Duta Safety Riding dan Figur Safety Riding:
1. Duta Safety Riding: Terdiri dari 239 anak muda yang aktif mengedukasi keselamatan berkendara di kalangan pelajar SMA dan sederajat. Setiap tahunnya, para Duta Safety Riding memberikan edukasi kepada lebih dari 50.000 pelajar di seluruh Indonesia.
2. Figur Safety Riding: Melibatkan 97 tenaga pengajar untuk mengedukasi anak usia dini dengan metode kreatif, menyenangkan, dan mudah dipahami.
Generasi Z Berperan Aktif dalam Mengurangi Kecelakaan
Program ini mendapat antusiasme tinggi dari para mahasiswa, salah satunya Viqra Engfita Wahyuni, Agen Safety Riding UIN SUKA.
“Saya senang dengan kegiatan ini karena memberikan pengetahuan baru dalam melakukan kampanye keselamatan berkendara di masyarakat nantinya. Tentunya sebagai Gen Z, saya juga ingin menjadi bagian dalam mengurangi angka kecelakaan di Tanah Air,” ungkapnya.
Agen Safety Riding, Garda Terdepan Keselamatan Berkendara
Dengan adanya Agen Safety Riding, Duta Safety Riding, dan Figur Safety Riding, Yayasan AHM terus berupaya menyebarkan kesadaran keselamatan berkendara kepada berbagai kalangan, mulai dari anak usia dini hingga generasi muda.
Komitmen ini tidak hanya berdampak positif pada masyarakat tetapi juga membantu menciptakan budaya berkendara yang lebih aman dan nyaman di Indonesia.






