Jurnalbikers.com – Royal Enfield resmi mengungkapkan detail terbaru tentang motor listrik terbarunya, Flying Fea C6, yang siap meramaikan pasar kendaraan listrik global.
Diperkenalkan pada ajang EICMA 2024 di Milan, C6 hadir bersama model S6 bergaya scrambler, membawa nuansa retro yang dipadukan dengan teknologi modern.
Motor ini dijadwalkan meluncur secara resmi pada tahun 2026 dan akan menjadi pesaing kuat bagi BMW CE 02 dan Maeving RM1S.
Desain Retro dengan Performa Modern Motor Listrik Royal Enfield Flying Fea C6

Meskipun detail performa Flying Flea C6 masih dirahasiakan, proporsinya menunjukkan bahwa motor ini setara dengan motor bensin 125cc yang ramah lisensi A1.
Hal ini membuatnya ideal untuk pengendara pemula maupun yang menginginkan kendaraan listrik praktis untuk aktivitas sehari-hari.
C6 dirancang dengan sentuhan klasik khas Royal Enfield, namun dibekali fitur-fitur modern yang membuatnya menonjol di segmen motor listrik.
Perpaduan ini menjadikan motor listrik Royal Enfield sebagai pilihan menarik bagi penggemar gaya retro tanpa mengorbankan kecanggihan teknologi.
Prosesor Snapdragon QWM2290: Otak di Balik Performa Motor Listrik Royal Enfield Flying Fea C6
Inti dari Flying Flea C6 adalah prosesor Snapdragon QWM2290 yang menjalankan sistem operasi buatan Royal Enfield sendiri. Prosesor ini mengontrol semua aspek performa, fitur, dan konektivitas motor, memastikan pengalaman berkendara yang mulus dan responsif.
Beberapa fitur canggih yang disematkan meliputi:
Kunci Digital Berbasis Smartphone: Pengendara dapat membuka kunci dan menyalakan motor tanpa kunci fisik. Meskipun demikian, belum dikonfirmasi apakah metode tradisional masih tersedia sebagai alternatif.
Mode Berkendara yang Dapat Disesuaikan: C6 menawarkan lima mode berkendara, mengatur respons gas, penyaluran daya, pengereman regeneratif, kontrol traksi, dan ABS sensitif kemiringan. Empat mode disediakan secara default, sedangkan mode kelima bisa dikustomisasi sesuai preferensi pengendara.






