Jurnalbikers.com – Memperingati Hari Guru Nasional, Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) kembali tancap gas lewat ajang Guru Inspiratif Astra Honda 2025.
Sebuah program khusus yang didedikasikan untuk para pendidik inspiratif dari seluruh penjuru Indonesia. Tahun ini, total 633 guru dari 37 provinsi ikut ambil bagian, direkomendasikan oleh 1.081 pengusul dari berbagai daerah.
Dengan mengusung tema “Langkah Guru Lentera Ilmu”, acara ini bukan cuma bagi-bagi penghargaan. Tapi juga,b bentuk dukungan nyata Yayasan AHM terhadap guru yang berdedikasi, inovatif, dan berperan besar mencerdaskan generasi muda.
Guru dari Papua Barat Daya Sabet Terbaik 1, Bawa Pulang Honda PCX160
Puncak acaranya berlangsung di MA Mambaul Ulum Bata-Bata, Pamekasan, Jawa Timur (26/11). Pada momen tersebut, Yayasan AHM menobatkan Bambang Heriyanto, S.Pd dari SMPN 1 Kokoda Imo, Sorong Selatan, Papua Barat Daya sebagai Guru Inspiratif Terbaik 1.
Bambang membawa pulang Honda PCX160 plus dana pembinaan Rp7 juta. Kerennya lagi, ia berhasil menjawab tantangan pembelajaran matematika dengan membuat media Pembelajaran Digital 3D Model berbasis Etnomatematika Papua.
Inovasinya bukan kaleng-kaleng, karena berhasil mengantarkan siswanya meraih Gold Medal Mathematics Category di WSEEC 2024.
“Apresiasi ini semakin memacu saya untuk terus berkarya di pedalaman Papua,” ujar Bambang.
Dari Pamekasan hingga Konawe, Guru Inspiratif Astra Honda 2025 Lain Juga Kebagian Motor Baru
Selain Bambang, ada deretan guru lain yang ikut naik podium penghargaan:
- Terbaik 2 – Fadolul Ghafur, S.Si (MA Mambaul Ulum Bata-Bata, Pamekasan, Jatim) Dapat Honda Vario160 + Rp5 juta
- Terbaik 3 – Edi Arham, S.Psi., M.Pd (SDN Lalowata, Konawe, Sultra) Dapat Honda Stylo160 + Rp4 juta
- Terbaik 4 – Kapsia, S.Pd., Gr (SMAN 2 Halmahera Timur, Maluku Utara) Dapat Honda Scoopy + Rp3 juta
- Terbaik 5 – Rizqiyawati, S.Pd (SMK Muhammadiyah Pekalongan, Jateng) Dapat Honda BeAT + Rp2 juta
Tak cuma guru, lima pengusul terbaik juga kecipratan dana pembinaan total Rp10 juta.
Ketua Yayasan AHM: Guru Harus Diberi Ruang untuk Terus Berkembang
Ketua Yayasan AHM, Ahmad Muhibbuddin, menegaskan bahwa program ini adalah cara AHM mengapresiasi peran penting guru sekaligus meningkatkan kompetensi mereka.






