Jurnalbikers.com – PT Wahana Makmur Sejati selaku main dealer motor Honda wilayah Jakarta- Tangerang, pilih empat orang Guru terbaik dalam ajang Guru Inspiratif Astra Honda 2025: Langkah Guru Lentera Ilmu.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan apresiasi tahunan dari Yayasan Astra Honda Motor (AHM) yang memberi penghargaan kepada para tenaga pendidik berprestasi di seluruh Indonesia. Di tingkat regional, WMS menggelar seleksi yang berlangsung ketat dan penuh makna.
Antusiasme luar biasa terlihat dari 34 guru yang ikut seleksi. Setelah melewati tahap administrasi dan penilaian berkas, tersaring 24 guru untuk melangkah ke tahap berikutnya. Dari sana, hanya 10 guru terbaik yang berkesempatan mempresentasikan kisah inspiratif mereka di hadapan dewan juri.
“Guru Inspiratif Astra Honda menjadi wadah kami untuk memberikan apresiasi tulus kepada para tenaga pendidik yang telah mendedikasikan hidupnya bagi kemajuan pendidikan. Mereka adalah lentera ilmu yang menuntun generasi muda menuju masa depan,” ujar Chief Corporate Affair Wahana Artha Group, Michael Soekamto.
Dalam sesi presentasi, para guru berbagi perjalanan mereka sebagai pendidik — mulai dari perjuangan di sekolah dengan fasilitas terbatas, inovasi pembelajaran, hingga kontribusi sosial di lingkungan masing-masing. Setiap kisah menggambarkan ketulusan hati seorang guru dalam mendidik dan menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang.
Empat Guru Terpilih Wakili Jakarta-Tangerang di Ajang Guru Inspiratif Astra Honda 2025
Dari proses penilaian yang ketat, akhirnya empat guru terbaik terpilih untuk mewakili WMS di ajang Guru Inspiratif Astra Honda 2025 tingkat Nasional. Mereka adalah:
- Asti Hardianti – SDN Sukamulya 01
- Mohammad Wafirul Hadi – SMKN 54 Jakarta
- Subekha, S.Pd., Gr – UPTD SDN Jurang Mangu Timur 02
- Muhamad Anwar – SMK Bina Mandiri Pagedangan
Keempat guru ini akan bersaing dengan perwakilan dari seluruh Indonesia dan berpeluang mendapatkan apresiasi berupa sepeda motor Honda serta uang pembinaan dari AHM, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka mencerdaskan bangsa.






