Jurnalbikersplus.com – Sobat Bikers pasti masih ingat dengan kabar viral mengenai kasus keluhan konsumen terkait pengiriman unit motor QJ Motor di wilayah Solo dan Jawa Tengah beberapa waktu lalu.
Permasalahan mengenai kasus QJ Motor Solo ini sempat ramai diperbincangkan di berbagai platform jejaring media sosial.
Setelah bergulir beberapa bulan, pihak Superbiker Moto atau PT Motor Super Indonesia (PT MSI) akhirnya membuka suara secara resmi.
Direktur PT MSI, Robby Cahyadi, menyampaikan hak jawab dan klarifikasi utuh untuk meluruskan duduk perkara yang sebenarnya terjadi di lapangan.
Pihaknya berharap informasi yang beredar di masyarakat tidak hanya bersumber dari satu pihak saja melainkan dari kedua belah pihak secara seimbang.
Awal Mula Kerja Sama dan Pengakhiran Kasus QJ Motor Solo
PT MSI sebenarnya resmi ditunjuk sebagai dealer resmi QJ Motor sejak bulan Januari 2025 lalu.
Sebelum memegang merek tersebut, PT MSI sendiri sudah memiliki pengalaman selama 21 tahun dalam mengelola bisnis penjualan dan pelayanan sepeda motor.
Guna mendukung operasional dealership baru ini, PT MSI bahkan telah mengeluarkan investasi besar untuk persiapan showroom, perekrutan tenaga kerja, hingga strategi pemasaran.
Namun secara mengejutkan, hubungan bisnis ini dihentikan secara sepihak oleh PT QJ Motor Indonesia pada bulan Agustus 2025.
PT MSI menegaskan bahwa penghentian tersebut dilakukan tanpa adanya pemanggilan, pembinaan, maupun Surat Peringatan (SP) 1 hingga SP 3 terlebih dahulu.
“Klarifikasi ini disampaikan agar informasi yang beredar di masyarakat tidak hanya bersumber dari satu pihak dan agar posisi serta fakta yang dialami PT MSI sebagai pihak yang sebelumnya ditunjuk sebagai dealer QJ Motor di Solo dapat diketahui secara utuh,” tegas Robby Cahyadi.
Laporan Resmi PT MSI ke Instansi Pemerintah
Selain memberikan klarifikasi ke publik, PT MSI juga melangkah lebih jauh dengan menempuh jalur resmi ke sejumlah instansi pemerintah.



