Jurnalbikersplus.com – Aktivitas komunitas sepeda motor Honda terus menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan sekaligus membangun kebiasaan berkendara yang aman. Semangat tersebut hadir dalam Vario Evo Night Ride, yang mempertemukan sekitar 150 anggota komunitas pengguna Honda Vario di Warkop SGN, Tangerang, Sabtu (26/9).
Kegiatan ini diikuti enam komunitas, yakni Vario 160 Community (V160) Jakarta Chapter, Vario 160 Community (V160) Tangerang Chapter, Vario 160 Riders Indonesia (VIORI) Tangerang Chapter, Raider Varian Tangerang (RVT), Vario Tangerang Independent Generation (VARTIG), serta Vario Banten Squad (VBS).
Selain mempererat hubungan antarkomunitas, kegiatan menjadi ruang untuk membahas rencana aktivitas komunitas ke depan, termasuk persiapan mengikuti Honda Bikers Day (HBD) 2026 di Ambarawa, Jawa Tengah.
Pembahasan HBD menjadi kesempatan bagi anggota komunitas untuk bertukar informasi dan melakukan koordinasi terkait perjalanan bersama.
Persiapan Honda Bikers Day dan Edukasi Safety Riding di Vario Evo Night Ride
Peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya menjaga kondisi fisik, meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi jalan, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu lalu lintas, dan pemahaman mengenai pentingnya menghindari speeding saat night ride.
“Buat kami, Vario Evo Night Ride bukan sekadar aktivitas berkendara, tetapi juga menjadi ruang mempererat hubungan antarkomunitas sekaligus mengingatkan kembali pentingnya berkendara dengan #Cari_Aman. Kami ingin kebersamaan dalam komunitas tetap berjalan seru, tetapi juga tertib dan bertanggung jawab,” ujar Marketing Communication PT Wahana Makmur Sejati, Tri Heri Kurniawan.
Tidak hanya membahas aktivitas berkendara, peserta juga mendapatkan perspektif baru mengenai cara mengabadikan pengalaman bersama komunitas melalui konten.
Sesi sharing dan talk show bersama influencer sekaligus content creator Cang Feri dan Matthew membahas bagaimana peserta dapat mendokumentasikan momen terbaik ketika riding bersama teman-teman.
Peserta diajak melihat berbagai momen perjalanan sebagai sebuah cerita, mulai dari persiapan, interaksi antarpeserta, suasana perjalanan hingga kebersamaan ketika tiba di lokasi tujuan.
Dokumentasi tersebut dapat menjadi cara bagi komunitas untuk membagikan aktivitas positif mereka melalui media sosial. Aspek keselamatan tetap yang utama dalam aktivitas dokumentasi.
Peserta diingatkan agar pengambilan foto juga video tidak mengganggu konsentrasi berkendara dan tidak dilakukan dengan cara yang membahayakan sesama pengguna jalan.



