Menjelang petang, jalur mudik Cianjur kembali dipadati kendaraan pemudik, yang ditandai dengan ciri khas barang bawaan yang diikat di atap mobil atau jok belakang sepeda motor. Arus kendaraan terus mengalir menuju berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat serta Jawa Tengah.
Prediksi Puncak Arus Mudik dan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Puncak – Cianjur
Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yongky Dilatha, mengungkapkan bahwa volume kendaraan di jalur utama Cianjur mengalami peningkatan menjelang H-2 Lebaran.
Meski demikian, kondisi tersebut belum menyebabkan antrean panjang atau kemacetan total, hanya laju kendaraan yang sedikit tersendat di beberapa titik rawan.
“Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-2 dan H-1 Lebaran. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan berbagai upaya, termasuk rekayasa arus lalu lintas untuk mengantisipasi antrean panjang di jalur utama Cianjur,” ujar AKBP Rohman Yongky Dilatha.
Kepolisian mengimbau para pemudik, untuk mematuhi arahan petugas guna menghindari kemacetan parah yang bisa berlangsung berjam-jam.
Selain itu, pemudik yang merasa kelelahan disarankan untuk memanfaatkan tempat istirahat yang telah disediakan agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Dengan prediksi lonjakan pemudik di jalur Puncak – Cianjur menjelang Lebaran, kesiapan petugas dalam mengatur lalu lintas diharapkan dapat mengurangi risiko kemacetan panjang serta memastikan perjalanan mudik berjalan lancar dan aman bagi seluruh pemudik.
Laporan arus mudik ini terselenggara oleh kolaborasi antara Jurnalbikers.com dan Lensautama.com didukung oleh Pertamina Lubricants, IRC Tire, FIFGROUP, 7Gear, PT Wahana Makmur Sejati dan RSV Helmets.






