Jurnalbikers.com – Wah, jalur selatan Jawa Barat beneran jadi “lautan” kendaraan nih pada momen Lebaran tahun ini. Kabar terbaru menyebutkan kalau puncak arus mudik 2026 di Nagreg sudah resmi terlewati pada Rabu malam, 18 Maret 2026, atau tepatnya di H-3 Lebaran.
Data dari lapangan menunjukkan ada sekitar 137.078 unit kendaraan yang meluncur melewati kawasan ikonik di Kabupaten Bandung ini. Angka tersebut ternyata naik tipis sekitar 0,49 persen kalau kita bandingkan dengan periode mudik di tahun sebelumnya.
Detail Data Puncak Arus Mudik Nagreg 2026
Peningkatan volume kendaraan ini sebenarnya sudah mulai terasa sejak Rabu siang dan terus merangkak naik hingga tengah malam. Titik-titik kepadatan pun nggak terelakkan lagi di sepanjang jalur selatan yang memang selalu jadi favorit para pemudik.
Humas Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Erik Alam Prabowo, membenarkan bahwa kepadatan tertinggi memang terjadi pada Rabu malam kemarin. Beliau menyebutkan bahwa kenaikan ini sudah diprediksi sebelumnya melihat antusiasme warga yang ingin pulang kampung lebih awal.
“Untuk puncak arus mudik kendaraan pemudik yang melintasi jalur selatan Nagreg sendiri telah terjadi pada Rabu malam atau H-3. Jumlah kendaraan pemudik yang melintas mencapai 137.078 kendaraan atau naik sebesar 0,49 persen dari tahun sebelumnya di waktu periode yang sama,” kata Erik di Bandung, Kamis (19/3/2026).
Kalau dilihat dari jenis kendaraannya, ternyata rombongan sepeda motor masih jadi “penguasa” jalanan dengan dominasi mencapai 60 persen. Sisanya barulah diisi oleh mobil pribadi dan kendaraan besar lainnya yang ikut meramaikan aspal Nagreg.
Petugas Tetap Siaga Meski Puncak Mudik Terlewati
Walaupun rekor jumlah kendaraan tertinggi sudah pecah, bukan berarti petugas di lapangan bisa langsung santai-santai begitu saja. Hingga memasuki H-2 Lebaran, antrean kendaraan masih terlihat cukup panjang di beberapa titik krusial jalur selatan.
Tim gabungan dari Dishub, kepolisian, hingga instansi terkait tetap standby di pos masing-masing untuk mengatur ritme lalu lintas. Fokus utama mereka saat ini adalah memastikan semua pemudik bisa sampai ke kampung halaman dengan aman dan selamat.






