Prinsip dasarnya sangat sederhana, yaitu jika kamu tidak bisa melihat wajah pengemudi di kaca spion truk tersebut, berarti sopir juga tidak bakal bisa melihat keberadaanmu.
Banyak pengendara motor tidak menyadari bahwa badan kendaraan besar itu sangat luas dan memiliki area tersembunyi yang tak terjangkau oleh pandangan mata sopirnya.
Berada di area blind spot kendaraan berat sama saja seperti mempertaruhkan nyawa karena pengemudi truk bisa sewaktu-waktu bermanuver tanpa menyadari keberadaanmu.
Lupa Lampu Sein dan Manuver Mendadak
Kesalahan ketiga yang paling sering memicu emosi sekaligus bahaya adalah tindakan berpindah jalur atau berbelok secara mendadak tanpa menyalakan lampu sein.
Banyak pengendara yang seenaknya memotong jalan atau menyalip tanpa repot-repot mengecek kaca spion terlebih dahulu untuk memantau situasi di belakang.
Manuver tiba-tiba tanpa aba-aba ini membuat pengguna jalan lain di sekitarmu kaget dan tidak memiliki waktu untuk mengantisipasi gerakan motormu.
Tak heran jika kebiasaan malas menyalakan lampu sein ini menjadi salah satu penyebab paling dominan terjadinya kecelakaan tabrakan samping di jalan raya.
Mengubah Kebiasaan Kecil Demi Keselamatan Bersama di Jalan Raya
Demi menekan angka kecelakaan yang terus mengintai, pihak kepolisian tak bosan-bosannya mengimbau masyarakat untuk mulai mengubah kebiasaan buruk saat berkendara.
Menjaga jarak aman, menjauhi area blind spot truk, serta selalu rajin menyalakan lampu sein adalah langkah dasar yang wajib hukumnya untuk diterapkan setiap hari.
“Langkah sederhana tersebut dinilai dapat menekan risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan seluruh pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.” Korlantas Polri
Mematuhi aturan lalu lintas bukan cuma soal menghindari tilang petugas, melainkan tentang komitmen untuk memastikan kamu bisa pulang ke rumah dengan selamat.



