Jurnalbikersplus.com – Bagi Sobat Bikers pengusaha yang memiliki atau menggunakan kendaraan komersial, wajib banget simak tips merawat kendaraan yang terpapar oleh abu vulkanik.
Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda baru-baru ini menyebarkan abu vulkanik yang tentu jadi tantangan tersendiri buat para pemilik kendaraan komersial.
Melihat kondisi ini, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) membagikan tips merawat kendaraan komersial terpapar abu vulkanik, terutama fokus pada bagian filter dan saluran udara ke mesin.
Perhatian ekstra ini sangat penting dilakukan demi menjaga performa armada kesayangan sekaligus memastikan bisnis armada Anda tak terganggu.
“Dalam kondisi hujan abu vulkanik seperti saat ini, pengguna kendaraan komersial perlu memberikan perhatian lebih terhadap kondisi kendaraan, terutama pada bagian yang berhubungan dengan sistem pemasukan udara ke mesin. Abu vulkanik memiliki partikel yang sangat halus sehingga dapat membuat filter udara lebih cepat kotor. Oleh karena itu, kami menghimbau Isuzu Partner untuk melakukan pengecekan setelah kendaraan digunakan atau terpapar abu vulkanik, agar kendaraan tetap dalam kondisi optimal dan aktivitas operasional dapat berjalan dengan baik,” ujar Business Solution Director Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Anjar Rosjadi.
Langkah Tepat Merawat Kendaraan Komersial yang Terpapar Abu Vulkanik
Ada beberapa langkah yang mesti Sobat Bikers lakukan dalam merawat kendaraan yang terpapar oleh abu vulkanik.
Periksa Filter Udara Mesin
Komponen pertama yang wajib banget kalian cek setelah kendaraan menerobos wilayah berdebu atau abu vulkanik adalah filter udara.
Partikel abu vulkanik yang sangat halus bisa dengan mudah tersedot dan bikin filter udara cepat menumpuk kotoran hingga menyumbat aliran udara ke mesin.
Sebab itu, sangat disarankan bagi para pemilik maupun pengelola operasional untuk segera mengecek filter udara begitu armada selesai beroperasi di zona terdampak.
Langkah pengecekan berkala ini bakal memastikan sistem pemasukan udara tetap bekerja maksimal tanpa kendala.
Apalagi kalau kendaraan komersial kalian punya jam terbang tinggi alias dipakai bekerja nonstop setiap hari.
Semakin sering armada dipakai melintas di jalanan penuh debu vulkanik, makin rutin pula Sobat Bikers harus membersihkan dan merawatnya sesuai petunjuk pabrikan.
Waspadai Pengaruh Udara Kotor terhadap Komponen Mesin
Tahukah kalian kalau udara kotor pembawa debu vulkanik bisa jadi ancaman serius buat kesehatan komponen dalam mesin?
Sistem intake udara memegang peranan kunci dalam pembakaran mesin, termasuk menjaga komponen vital seperti turbocharger agar tak gampang rusak.
Makanya, menyaring udara kotor sejak awal dengan memastikan kinerja filter udara tetap prima adalah harga mati.
Pengecekan rutin filter udara ini menjadi benteng pertahanan utama supaya partikel pengotor tak sampai masuk menerobos ke dalam jantung mesin.
“Udara yang kotor dan membawa debu atau abu vulkanik perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan beban kerja sistem penyaringan udara. Filter udara yang sudah kotor perlu diperiksa dan ditangani sesuai prosedur perawatan kendaraan. Selain itu, pengguna juga perlu memastikan pipa dan hose saluran udara menuju mesin dalam kondisi baik serta memiliki kekencangan yang sesuai. Hal ini penting karena sistem pemasukan udara memiliki peran dalam menjaga performa mesin, termasuk pada kendaraan yang dilengkapi turbocharger,” jelas Anjar.
Pastikan Pipa dan Hose Saluran Udara dalam Kondisi Baik
Bukan cuma filter udara saja, jalur pernapasan mesin berupa pipa dan hose saluran udara juga wajib kalian cek kekencangannya.



