Temuan Tim Pada Rangka eSAF Motor Honda Milik Konsumen
Sementara untuk rangka motor yang sudah di tangan konsumen, tim peneliti temukan beberapa fakta. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan adanya karat pada bagian dalam rangka yang tidak terlapisi coating. Selain itu, lubang pembuangan bawah yang berpotensi tertutup kotoran. Sehingga membuat air tersumbat, serta berpotensi menyebabkan udara lembab di sekitar rangka dan dapat bersifat korosif.
Menindaklanjuti hasil temuan tersebut, PT Astra Honda Motor lakukan langkah optimalisasi pada produk yang diproduksinya.
Optimalisasi dilakukan, terhadap cara perlindungan rangka dari korosi secara menyeluruh.
Selanjutnya sebagai langkah nyata bentuk tanggung jawab PT. AHM, terhadap Sepeda motor yang telah berada di konsumen. PT. AHM membuka layanan pemeriksaan dan penanganan, dengan menyediakan layanan 24 jam melalui contact center Honda 1-500-989. Layanan ini, dapat diakses dari seluruh Indonesia atau datang langsung ke bengkel AHASS terdekat.
Merujuk peta korosi dunia, yang dikembangkan sesuai ISO 9223 tentang sistem klasifikasi laju korosi carbon steel berdasarkan kondisi atsmofer lingkungan. Indonesia, berada pada laju korosi yang berat.
Dengan itu, diperlukan regulasi lebih lanjut mengenai tata cara pemenuhan ketahanan korosi pada kendaraan roda dua atau lebih.
Mengingat kondisi di atas, Ditjen Hubdat berserta KNKT juga melihat perlunya peningkatan edukasi terkait perawatan dan pemeliharaan kendaraan bermotor roda dua atau lebih.






