Semakin tinggi angka RON, semakin besar pula kemampuannya menahan tekanan tinggi dalam ruang bakar mesin.
Ini sangat penting di MotoGP, karena mesin motor balap beroperasi pada kompresi dan suhu ekstrem, serta membutuhkan pembakaran yang presisi dan efisien.
Dengan BBM beroktan 102, motor MotoGP bisa mencapai performa puncak tanpa risiko knocking (ledakan prematur dalam mesin) yang bisa merusak komponen.
Meski ada standar teknis soal kualitas dan keberlanjutan BBM, MotoGP memberikan keleluasaan kepada masing-masing pabrikan untuk memilih pemasok bahan bakar mereka. Ini menciptakan ruang inovasi dan pengembangan yang sehat antar vendor.
Contohnya, Ducati telah lama bekerja sama dengan Shell, sedangkan tim-tim lain seperti Yamaha dan KTM banyak yang menggandeng Elf, produk dari perusahaan energi global Total Energies.






