Sebagai produsen yang menguasai 56% pasar busi global, NGK berkomitmen untuk mendorong penggunaan busi Iridium sebagai standar pada kendaraan modern.
Keunggulan Iridium
Menurut Diko Oktaviano, Aftermarket Technical Support PT Niterra Mobility Indonesia, kebutuhan akan busi Iridium semakin meningkat karena desain mesin modern mengalami perubahan signifikan.
“Mesin saat ini dirancang lebih kecil tetapi dengan performa tinggi. Misalnya, ruang bakar lebih kecil tetapi memiliki katup lebih besar dan water jacket lebih luas. Akibatnya, ukuran busi juga semakin ramping,” jelas Diko.
Bahkan, permintaan pabrikan untuk busi OEM dengan kode L (panjang drat 26,5mm) kini semakin dominan dibandingkan drat 19mm yang lebih pendek.
Busi Iridium NGK memiliki double precious metal, yaitu elektroda positif dan negatif berbahan Iridium. Teknologi ini memungkinkan:
- Pembakaran lebih cepat dan sempurna, menghasilkan tenaga dan torsi lebih besar.
- Efisiensi bahan bakar lebih baik, membantu kendaraan lebih irit BBM.
- Usia pakai lebih lama dibandingkan busi Nikel.
- Alternatif Lebih Terjangkau: NGK G-Power
Meskipun memiliki banyak keunggulan, harga busi Iridium lebih mahal, bisa mencapai 4 hingga 5 kali lipat dari busi Nikel.






