Bahkan, permintaan pabrikan untuk busi OEM dengan kode L (panjang drat 26,5mm) kini semakin dominan dibandingkan drat 19mm yang lebih pendek.
Busi Iridium NGK memiliki double precious metal, yaitu elektroda positif dan negatif berbahan Iridium. Teknologi ini memungkinkan:
- Pembakaran lebih cepat dan sempurna, menghasilkan tenaga dan torsi lebih besar.
- Efisiensi bahan bakar lebih baik, membantu kendaraan lebih irit BBM.
- Usia pakai lebih lama dibandingkan busi Nikel.
- Alternatif Lebih Terjangkau: NGK G-Power
Meskipun memiliki banyak keunggulan, harga busi Iridium lebih mahal, bisa mencapai 4 hingga 5 kali lipat dari busi Nikel.
Namun, NGK menyediakan alternatif bagi konsumen yang ingin meningkatkan performa kendaraan tanpa mengeluarkan biaya tinggi.
“Bagi yang ingin beralih dari busi Nikel ke Iridium, bisa mencoba dulu busi NGK G-Power berbahan Platinum. Harganya lebih terjangkau tetapi performanya satu tingkat di bawah Iridium dan tetap lebih baik dari Nikel,” tambah Diko.
Dengan semakin berkembangnya teknologi mesin kendaraan, penggunaan busi Iridium menjadi solusi terbaik untuk efisiensi, performa, dan daya tahan.
Bagi pemilik kendaraan yang ingin meningkatkan performa tanpa langsung beralih ke Iridium, NGK G-Power berbahan Platinum bisa menjadi pilihan.









