Kenaikan paling terasa ada pada jenis bahan bakar mesin diesel dan juga BBM dengan oktan tinggi. Misalnya saja Pertamax Turbo yang sekarang dipatok Rp 13.100 per liter, naik cukup lumayan dibanding bulan Februari lalu.
Meski begitu, ada kabar baik buat pengguna motor atau mobil harian yang mengandalkan bahan bakar subsidi. Harga Pertalite dan Solar subsidi dipastikan masih anteng alias tidak mengalami kenaikan sama sekali per hari ini.
Rincian Lengkap Update Harga BBM Maret 2026 di SPBU Pertamina
Bagi pengguna setia plat merah, kenaikan harga ini dilakukan untuk mengikuti regulasi terbaru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Pertamina secara resmi mengacu pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM terkait formula harga dasar bahan bakar minyak umum.
“PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020,” tulis Pertamina dalam pernyataan resminya.
Untuk wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax Green 95 kini berada di level Rp 12.900 per liter. Begitu juga dengan Dexlite yang melompat ke angka Rp 14.200 per liter, diikuti Pertamina Dex seharga Rp 14.500 per liter.
Meskipun harga nonsubsidi naik, pemerintah tetap menjaga daya beli masyarakat dengan mempertahankan harga BBM jenis tertentu. Pertalite masih bisa kamu beli dengan harga Rp 10.000 per liter dan Solar subsidi tetap Rp 6.800 per liter di seluruh wilayah Indonesia.
Perbandingan Harga di SPBU Swasta (Shell, VIVO, dan BP-AKR)
Tidak mau ketinggalan, SPBU swasta seperti Shell dan VIVO juga ikut mengerek harga jual produk andalan mereka. Persaingannya cukup ketat karena selisih harga antar merek kini hanya terpaut beberapa ratus perak saja di setiap liternya.






