Wednesday, April 15, 2026
jurnalbikers.com
No Result
View All Result
  • Berita
  • Komunitas
  • Tips & Trik
  • Profil
  • Balap
  • Gaya Hidup
  • Berita Mobil
  • Berita
  • Komunitas
  • Tips & Trik
  • Profil
  • Balap
  • Gaya Hidup
  • Berita Mobil
No Result
View All Result
No Result
View All Result
jurnalbikers.com
FIFGROUP Teman Meraih Impian April 2026 FIFGROUP Teman Meraih Impian April 2026 FIFGROUP Teman Meraih Impian April 2026

Home » Dampak Opsen Pajak Kendaraan Bermotor, Industri Sepeda Motor Indonesia Terancam Turun 20%

Dampak Opsen Pajak Kendaraan Bermotor, Industri Sepeda Motor Indonesia Terancam Turun 20%

Reza Agis Surya Putra by Reza Agis Surya Putra
13/12/2024
in Berita
0
Opsen Pajak Kendaraan Bermotor
FacebookTwitterWhatsApp

Dengan kondisi daya beli masyarakat yang lemah, kenaikan ini menjadi beban tambahan. Sepeda motor, yang berfungsi sebagai alat transportasi produktif bagi banyak masyarakat, kini terancam kehilangan daya tarik karena tingginya harga.

Dampak Opsen Pajak terhadap Industri Sepeda Motor

Sepanjang Januari-November 2024, pasar sepeda motor domestik mencatat penjualan 5,9 juta unit, tumbuh tipis 2,06% dibandingkan tahun lalu.

RelatedPosts

Begini Keseruan Vario125 Night Ride Vol. 2 di Tangerang

GS Astra Rayakan Ultah ke-51 dengan Rilis Aki Moge dan Bagi-Bagi Hadiah

Yamaha Manjakan Konsumen Lewat Aplikasi Y-ON

WhatsApp Channel Jurnalbikers.com WhatsApp Channel Jurnalbikers.com WhatsApp Channel Jurnalbikers.com

Sebelum wacana opsen pajak, AISI optimis pasar sepeda motor di 2024 dapat mencapai 6,4 juta hingga 6,7 juta unit. Namun, dengan pemberlakuan opsen pajak, pasar diperkirakan tertekan hingga 20%.

Efek Bergulir Terhadap Industri

Koreksi penjualan di pasar domestik akan memengaruhi seluruh rantai pasok industri. Pada sektor produsen sepeda motor, akan terjadi penurunan produksi untuk menyesuaikan permintaan.

Wahana Honda April 2026 Wahana Honda April 2026 Wahana Honda April 2026

Sementara pada sektor industri suku cadang juga akan terdampak, karena kurangnya permintaan bahan baku dan komponen.

Pada rantai hilir, akan terjadi penurunan pendapatan dealer, layanan purna jual, pembiayaan, dan asuransi. Potensi PHK juga akan terjadi, dampak yang dipicu pengurangan tenaga kerja di sektor terkait.

Pemberlakuan opsen pajak juga dinilai dapat melemahkan daya saing Indonesia di tingkat regional. Beberapa negara tetangga di ASEAN justru mendukung pertumbuhan industri otomotif dengan kebijakan seperti pengurangan PPN.

Related

Baca Juga :  Yamaha Manjakan Konsumen Lewat Aplikasi Y-ON
Page 2 of 3
Prev123Next
Tags: Asosiasi Industri Sepeda Motor IndonesiaBiaya Pajak MotorOpsen Pajak Kendaraan BermotorPT Wahana Makmur Sejati (WMS)
Previous Post

Federal Oil Kembali Ungkap Oknum Penjual Oli Palsu

Next Post

Wahana Honda Fleet – GSO Gelar Event Eksklusif untuk Most Valuable Customers

Related Posts

Vario125 Night Ride Vol. 2

Begini Keseruan Vario125 Night Ride Vol. 2 di Tangerang

15/04/2026
Aki Moge GS Astra GS GTZ-10

GS Astra Rayakan Ultah ke-51 dengan Rilis Aki Moge dan Bagi-Bagi Hadiah

15/04/2026
Aplikasi Yamaha Y-On

Yamaha Manjakan Konsumen Lewat Aplikasi Y-ON

14/04/2026
Pelumas Motul API SQ Terbaru

Motul Kenalkan Lini Pelumas dengan API SQ Terbaru

14/04/2026
Lebaran Betawi 2026

Hindari Macet! Cek Info Lalu Lintas Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng

10/04/2026
Program CSR Wahana Artha Group

Tebar Kebaikan, Wahana Artha Group Bagikan 1.500 Paket Sembako untuk Warga

09/04/2026
Load More
Leave Comment
jurnalbikers.com

© 2021 Jurnalbikers.com

About Us

  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Follow Us

  • Login
No Result
View All Result
  • Berita
  • Komunitas
  • Tips & Trik
  • Profil
  • Balap
  • Gaya Hidup
  • Berita Mobil

© 2021 Jurnalbikers.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.