Sementara itu, General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, menyampaikan apresiasinya terhadap pencapaian ini. “HDRP merupakan bentuk dukungan terhadap dunia modifikasi motor Indonesia. Pengakuan dari Mooneyes menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus motivasi bagi para modifikator untuk terus berkarya,” ujarnya.
Program Honda Dream Ride Project yang dimulai sejak Juni 2025 ini menghadirkan pendampingan intensif dari para mentor modifikasi ternama seperti Lulut Wahyudi (Retro Classic Cycles), Ajus Mulyawarman (AMS Garage), Kengo Kimura (Heiwa MC), dan Yayack Lekha (Queenlekha Choppers). Peserta tidak hanya ditantang menciptakan tampilan unik, tetapi juga memastikan hasil modifikasi tetap aman dan nyaman dikendarai.
Selain Vulla, dua peserta HDRP lainnya juga menampilkan karya memukau. Yusa Firdaus dari 902 Garage Bekasi mengusung konsep low rider dengan ubahan bodywork dan suspensi besar yang memberikan kesan gagah. Sementara Lutvia Fasichin dari TCM menampilkan konsep streamliner dengan banyak komponen handmade hasil kerja selama lebih dari tiga bulan.





