Di arena balap ini, performa Toyota GR Supra GT4 Evo2 terbukti tampil sangat perkasa di lintasan balap.
Mobil balap ini dibekali mesin 3.000 cc 6-silinder single twin-scroll turbocharger racikan TGR yang sanggup meletupkan tenaga hingga 430 HP dan torsi puncaknya mencapai 650 Nm.
Pengalaman panjang Haridarma Manoppo yang sebelumnya menjuarai GT4 Japan Cup 2025 berpadu sempurna dengan bakat muda Syaukat Takuma yang sudah mengantongi sederet prestasi nasional.
“Terima kasih kepada TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI) atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk berkompetisi bersama pembalap senior, Mas Haridarma, di ajang balap GT regional. Atmosfer dan tantangannya tentu berbeda dengan balapan nasional, sehingga ini akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, sekaligus membawa nama Indonesia di ajang balap internasional,” ungkap Pembalap TGRI, Syaukat Takuma.
Tetap Optimis Meski Menghadapi Kendala di Seri Keenam
Sayangnya, keberuntungan belum memihak pada Seri ke-6 yang digelar pada Minggu siang (23/8).
Perjuangan duet pembalap Indonesia ini harus terhenti lebih awal karena mobil mengalami insiden pecah ban yang memicu masalah teknis lainnya hingga gagal menyentuh garis finish.
Meski begitu, TGRI tetap memetik pelajaran berharga dari partisipasi perdana ini demi memperkuat daya saing mereka di balapan-balapan berikutnya.
Toyota menegaskan bahwa partisipasi di ajang regional ini merupakan langkah nyata untuk terus membawa nama Indonesia berkibar di kancah internasional.
“Selamat atas prestasi TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI) yang terus Pushing the Limits for Better di berbagai kompetisi balap nasional dan regional. Partisipasi TGRI di event The Super Series 2026, merupakan bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan level of competitiveness di berbagai jenis kompetisi, mengharumkan nama Indonesia lewat pembalap lokal, dan menyebarkan Joy & Excitement of GR kepada semua orang,” tutup Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Hiroyuki Oide.




