Rangka perimeter aluminium yang ringan namun kokoh ini sengaja dirancang sedemikian rupa agar saluran masuk dan buang mesin tetap selurus mungkin.
Hasilnya, bobot total struktur sasis ini sukses ditekan hingga di bawah 9 kg dengan sambungan las yang sangat minim.
Ducati Desmo450 EDS Dibekali Kaki-Kaki Mewah dan Sistem Pengereman Juara
Untuk sektor peredam kejut, Ducati kembali melanjutkan kerja sama harmonis mereka dengan produsen suspensi terkemuka asal Jepang, yaitu Showa.
Suspensi depan mewah berdiameter 49 mm dengan travel 310 mm ini dikembangkan langsung bersama rider legendaris dunia, Antoine Meo.
Karakter pegas yang disematkan terasa lebih lembut sehingga memiliki kemampuan luar biasa dalam meredam guncangan batu besar maupun akar pohon.
Karakteristik redaman yang pas ini terbukti ampuh dalam meningkatkan rasa percaya diri pengendara saat bermanuver di tikungan lambat.
Sementara itu, sektor buritan dibekali peredam kejut canggih yang terhubung pada sistem progresif demi menghasilkan traksi roda yang optimal.
Efek positifnya, motor menjadi sangat lincah serta mudah dikendalikan sekaligus mampu mengurangi rasa lelah fisik selama sesi latihan berdurasi panjang.
Urusan menghentikan laju motor dipercayakan penuh kepada produsen rem Brembo yang mengombinasikan kaliper floating depan dan kaliper single piston belakang.
Cakram rem berukuran 260 mm di depan dan 240 mm di belakang ini berpadu sempurna dengan kampas rem khusus enduro.
Teknologi Elektronik Pintar dan Perawatan Adaptif0
Bagi para pencinta performa instan, kamu bisa membeli racing kit resmi Ducati Performance yang menyediakan berbagai fitur balap tambahan.
Kit khusus ini mencakup sistem knalpot performa tinggi, pemetaan ulang ECU, serta sakelar pilihan mode berkendara atau Riding Modes.
Mesin satu silinder 450 EDS ini sangat ideal untuk merayap di tanjakan teknis berkat throttle body 42 mm dan flywheel yang lebih berat.
Rasio transmisi enam percepatannya juga disesuaikan secara khusus dengan karakter gigi pertama yang pendek serta gigi keenam yang panjang.
Menariknya lagi, paket racing kit tersebut juga membawa teknologi Ducati Traction Control (DTC) yang bisa membaca putaran roda secara real-time.
Sistem canggih ini memiliki empat tingkat intervensi yang dapat dinonaktifkan secara instan hanya dengan menarik tuas kopling motor.
Sistem perawatan motor ini juga sudah menggunakan algoritma pintar modern yang bisa menghitung indeks tingkat stres mesin secara otomatis.
Jadwal servis berkala seperti penggantian piston atau cek celah katup nantinya akan terupdate sendiri melalui aplikasi Ducati X-Link.



