Arbi menambah daftar pebalap Indonesia yang menembus ajang balap dunia, setelah Dimas Ekky Pratama, Andi Farid Izdihar, Gerry Salim, dan Mario Suryo Aji.
Saat ini, Mario masih bersaing di GP Moto2 meski tengah dalam pemulihan cedera. Sementara di Red Bull MotoGP Rookies Cup, ada dua pebalap muda binaan AHRS: Veda Ega Pratama dan M. Kiandra Ramadhipa.
Direktur Marketing AHM, Octavianus Dwi, menyebut kesempatan Arbi di GP Moto3 menjadi bukti bahwa pembinaan pebalap sejak dini mampu melahirkan talenta kompetitif di level dunia.
“Kesempatan ini adalah wujud kepercayaan dunia balap internasional terhadap pembinaan yang kami lakukan. Semoga jadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia,” ujarnya.
Tentang AHRS
Astra Honda Racing School adalah program pembinaan dasar yang membekali pebalap muda dengan keterampilan balap, fisik, dan komunikasi profesional.
Program ini telah melahirkan talenta-talenta yang kini bersaing di kancah internasional, termasuk Arbi yang merupakan lulusan 2018.
Dengan debutnya di GP Moto3 Austria 2025, Fadillah Arbi Aditama membawa harapan besar bagi Indonesia untuk semakin diperhitungkan di dunia balap motor.






