Mengendarai sepeda motor, ada beberapa faktor perilaku yang menentukan keselamatan dalam berkendara.
Saat berkendara, ada hal berulang yang akan selalu dilakukan oleh pengendara. Siklus tersebut adalah mengindentifikasi, mengambil keputusan, mengoperasikan, menjalankan kendaraan. Hasil dari siklus itu, bisa diamati dan merupakan perilaku dari seorang pengendara dalam kegiatannya berkendara.
Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng mengucapkan, bila dalam siklus berkendara, proses mengindetifikasi dan mengambil sebuah keputusan sangat dipengaruhi oleh pengetahuan seorang pengendara.
Pengetahuan bisa diperoleh dari belajar sendiri, pendidikan, dan pengalaman. Pengalaman yang lebih baik adalah, pengalaman yang ditunjang oleh pengetahuan. Pengetahuan atau kognitif, merupakan faktor yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang.
Tingkat keberhasilan pengoperasian, sangat dipengaruhi oleh ketrampilan dan kompetensi pengendara. Ada perbedaan pengertian antara ketrampilan dan kompetensi. Dalam hal berkendara misalnya melakukan pengereman, pengendara bisa mengerem hingga berhenti tanpa terjatuh adalah ketrampilan.
Seberapa bagus dalam hal mengerem misalnya mampu menghasilkan pengereman jarak yang pendek, tanpa roda terkunci, dan melakukannya dengan aman adalah disebut kompetensi. Kompetensi, bisa ditingkatkan melalui latihan didasari pengetahuan yang benar dan masa lamanya berkendara.
Ada hal lain yang mempengaruhi tentang perilaku, sesuai dengan teori Lawrence Green (1980). Teori itu menyatakan bahwa, perilaku manusia ditentukan dari 3 faktor yaitu:






