Keseruan berlanjut pada final kategori putra yang kembali menyajikan duel sengit antara PSKD 1 melawan SMA Kanisius Jakarta.
PSKD 1 yang mengusung misi balas dendam harus mengakui keunggulan Kanisius yang tampil konsisten hingga mengakhiri laga dengan skor 59-43.
Hasil manis ini memastikan Kanisius sukses mempertahankan tahta serta mengamankan gelar juara putra pada ajang tersebut.
“Selamat kepada Sanur dan Kanisius yang berhasil meraih juara Honda DBL 2026 Central Jakarta. Apresiasi juga kami sampaikan kepada seluruh tim yang telah memberikan perjuangan terbaik hingga partai final. Antusiasme pemain dan suporter selama kompetisi menunjukkan bahwa olahraga basket memiliki energi yang luar biasa di kalangan pelajar,” ujar Division Head Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Andra Friandana.
Nantinya, baik tim putri Sanur maupun tim putra Kanisius berhak mengantongi tiket untuk melaju ke babak DBL Jakarta Championship mendatang.
Honda BeAT Jadi Teman Mobilitas Anak Muda
Semangat kompetisi yang ditunjukkan para peserta sangat sejalan dengan karakter Honda BeAT yang kompak, praktis, dan lincah.
Skutik berkubikasi mesin 110cc ini sangat cocok menjadi teman mobilitas harian anak muda aktif untuk pergi ke sekolah maupun latihan.
Kehadiran Honda BeAT dalam ajang ini makin mempererat hubungan sepeda motor Honda dengan generasi muda yang dinamis dan berprestasi.
Selain sebagai wadah adu ketangkasan, turnamen ini menjadi sarana penting untuk memupuk disiplin, kerja sama tim, serta sportivitas antar atlet pelajar.
“Kompetisi DBL menjadi salah satu cara untuk terus mendukung lahirnya bibit-bibit muda basket yang memiliki potensi untuk berkembang menjadi pebasket profesional. Honda ingin hadir bersama perjalanan mereka sejak masih duduk di bangku sekolah, memberikan ruang untuk berkompetisi, menunjukkan kemampuan, dan membangun pengalaman. Kami berharap semakin banyak talenta muda yang berani bermimpi dan terus mengembangkan potensinya,” tambah Andra.
Berakhirnya partai final ini tidak hanya melahirkan sang juara, tetapi juga menjadi pijakan awal bagi para pemain muda untuk mengejar mimpi di dunia basket profesional.



