Gelar tersebut masing-masing diraih di kelas Moto2 pada musim 2018, serta dua gelar juara dunia MotoGP yang didapat secara berturut-turut pada tahun 2022 dan 2023.
Gak sampai di situ, doi juga tercatat sudah mengoleksi total 41 kemenangan podium pertama, 86 kali berdiri di podium, serta mengamankan 35 pole position.
Catatan mentereng ini otomatis bikin nama Bagnaia melesat masuk ke dalam jajaran pembalap Italia paling sukses di kelas utama.
Hebatnya lagi, rekor fantastis milik Pecco ini sekarang cuma berada di belakang dua nama legenda besar MotoGP, yaitu Giacomo Agostini dan Valentino Rossi. Bergabungnya Pecco ke Aprilia tentu membuka peluang lebar-lebar buat dirinya untuk terus menambah koleksi trofi dan mencetak sejarah baru.
Ambisi Besar dan Sambutan Hangat dari Bos Aprilia
Langkah berani ini disambut dengan rasa bangga dan antusiasme yang luar biasa tinggi oleh Massimo Rivola selaku CEO Aprilia Racing.
Menurutnya, keputusan merekrut Pecco adalah bagian dari visi besar untuk menyatukan talenta terbaik Italia di dalam satu tim lokal yang ambisius.
“Michele Colaninno dan saya memiliki visi yang sama untuk mendukung Italia. Karena itu, kami sama-sama melihat Marco dan Pecco sebagai bagian penting dari babak baru Aprilia Racing. Kehadiran Bagnaia menjadi bukti dari nilai besar olahraga Italia, yang dalam beberapa bulan terakhir semakin bersinar di panggung dunia berkat pencapaian Kimi Antonelli di Formula 1, Jannik Sinner di tenis, serta Federica Brignone di Olympic Winter Games Milano Cortina 2026,” ujar Massimo Rivola.
Rivola juga menambahkan kalau kedatangan Pecco gak cuma jadi kebanggaan tim, tapi juga jadi suntikan motivasi besar buat dunia olahraga Italia di level internasional.
Pihak tim sudah bersiap memberikan sambutan paling hangat untuk Pecco beserta seluruh keluarganya saat waktu kepindahannya tiba nanti.
Namun sebelum musim 2027 berjalan, Rivola berseloroh kalau sisa musim ini mereka tetap akan fokus dan mencoba buat mengalahkan Pecco di lintasan.
Bagi Aprilia, mengelola pembalap yang punya banyak gelar juara dunia adalah sebuah tanggung jawab besar yang sudah sangat tidak sabar untuk mereka jalani.



