Peserta siswa minimal kelas XII dan para guru yang lolos kualifikasi diuji lewat praktik langsung dan ujian tertulis. Materi uji mencakup pengenalan alat ukur, perawatan, perbaikan sepeda motor Honda, hingga kemampuan problem solving sesuai perkembangan teknologi.
Guru Diuji Lewat Cara Mengajar
Untuk kategori guru, tantangannya nggak cuma soal teknis. Mereka juga harus menunjukkan kemampuan mengajar yang efektif dan menyenangkan, sehingga materi lebih mudah diserap siswa. Semua proses penilaian dilakukan para juri berpengalaman dari sisi edukasi maupun teknis sepeda motor Honda.
General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, menegaskan pentingnya sinergi antara industri dan institusi pendidikan dalam mencetak SDM berkualitas.
“Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, FEVOSH kami hadirkan secara konsisten untuk mengalibrasi kualitas ajar SMK Mitra Binaan AHM. Harapannya, pendidikan berkualitas bisa terus terwujud dengan tenaga ajar kompeten dan fasilitas sekolah yang mumpuni,” ujarnya.
Selain adu skill, FEVOSH juga menjadi momentum penting untuk melakukan National Assessment for SMK. AHM bersama jaringan main dealer Honda melakukan kalibrasi kesiapan SMK mitra, mulai dari fasilitas praktik, implementasi kurikulum, hingga kualitas tenaga pengajarnya.
Di ajang ini, AHM juga bakal mengumumkan daftar SMK dengan performa terbaik, berdasarkan kelengkapan materi teori hingga fasilitas praktek yang tersedia. Apresiasi ini diharapkan jadi pemicu semangat bagi sekolah-sekolah lain untuk terus berbenah menghadirkan pendidikan vokasi terbaik.






