Jurnalbikers.com – Sering banget kita dengar tips dari mulut ke mulut soal perawatan motor Honda, tapi ternyata banyak yang cuma mitos belaka dan nggak masuk akal secara teknis.
Kalau Sobat Bikers telan mentah-mentah omongan orang tanpa cek faktanya, yang ada malah motor kesayangan cepat rusak dan dompet jadi boncos.
Biar Sobat Bikers makin cerdas dan nggak gampang tertipu oleh “katanya”, yuk kita bedah kebohongan publik yang sering banget dialami para bikers. Berikut adalah penjelasan yang Jurnalbikers.com kutip dari situs Wahana Honda biar motor tetap awet tanpa drama.
Mitos Perawatan Motor Honda dengan Manasin Mesin Terlalu Lama
Masih banyak yang percaya kalau manasin motor injeksi modern itu wajib dilakukan minimal 15 menit biar olinya naik ke seluruh mesin. Padahal, kebiasaan ini adalah warisan zaman motor karburator jadul yang teknologinya masih sangat mekanis dan belum secanggih sekarang.
Motor matic Honda masa kini sudah dibekali teknologi eSP (enhanced Smart Power) yang dirancang jauh lebih efisien. Pompa oli pada mesin modern ini sangat sigap dan langsung melumasi seluruh komponen hanya dalam hitungan detik setelah mesin dinyalakan.
Sobat Bikers sebenarnya cuma butuh waktu 1 hingga 2 menit saja untuk memastikan suhu mesin ideal sebelum tancap gas. Membiarkan mesin menyala idle terlalu lama justru membuang bensin sia-sia dan memicu risiko overheat pada mesin.
Lebih baik Sobat Bikers fokus menerapkan tips berkendara irit daripada membuang bensin cuma untuk diam di garasi rumah. Sayangi waktu dan bahan bakar Brosis untuk perjalanan yang lebih bermanfaat.
Fakta Bahaya Mengempeskan Ban di Kala Hujan
Banyak prank otomotif yang bilang kalau hujan turun, kita harus sedikit mengempeskan ban motor supaya daya cengkeram ke aspal lebih kuat. Logika sesat ini menyebut profil ban yang lembek bakal membuat area sentuh ban jadi lebih lebar sehingga motor nggak gampang selip.
Faktanya, sengaja mengurangi tekanan angin saat jalanan basah adalah hal yang sangat membahayakan nyawa karena merusak profil asli ban. Alur atau pattern pada ban motor didesain khusus untuk memecah dan membuang air agar ban tetap menyentuh aspal dengan sempurna.
Saat ban menjadi lembek, alur tersebut justru merapat dan tidak bisa membuang air secara maksimal saat melintasi genangan. Kondisi berbahaya ini memicu aquaplaning atau ban mengambang di atas air yang bikin motor sangat mudah tergelincir seketika.






