Jurnalbikers.com – Sempat santer di akhir tahun lalu, akhirnya Maka Motors resmi mengaspal di Indonesia lewat model pertamanya bernama Cavalry. Merek motor listrik anak bangsa ini, hadir dengan segudang keunggulan untuk digunakan sebagai kendaraan harian berdasar kebiasaan masyarakat.
Sebelum akhirnya dirilis ke pasaran, Maka Cavalry melalui berbagai macam penelitian dan pengembangan yang memakan waktu hampir 3 tahun. Desainnya disesuaikan dengan keinginan pengguna sepedamotor di Indonesia, pun performanya diuji di medan-medan perkotaan hingga pegunungan.
Berbekal data-data yang dikumpulkan, akhirnya Maka Motors menghadirkan Cavalry dengan kemampuan terbaik di kelasnya, yaitu mampu menjelajah hingga 160 kilometer. Tenaga listriknya disokong baterai berkapasitas 4 kWh. Komponen baterai besutan Intercel ini sudah mengantongi sertifikasi IP67, yang tahan terhadap air di kedalaman 60 cm selama 30 menit, serta anti debu.
Baterai motor listrik ini juga kompatibel dengan berbagai jenis pengasup daya. Agar mampu menjelajah sejauh 20 kilometer, pengisi daya bawaan bernama Maka Charger memakan waktu 60 menit, sementara Maka Charger+ membutuhkan waktu 26 menit. Apabila buru-buru, penggunanya dapat memakai Maka Fast Charging Station dengan durasi pengecasan selama 12 menit saja.

Maka Cavalry dapat beroperasi menggunakan dinamo listrik bertipe Hub-drive. Keluaran tenaganya cukup andal sebesar 12 hp dengan torsi mencapai 242 Nm. Tak heran kalau model ini mampu berakselerasi dari 0-60 km/jam dalam tempo 4,8 detik dengan kecepatan maksimum 105 km/jam. Motor listrik ini juga mampu untuk menanjak di kemiringan jalan 30 derajat tanpa perlu mencari momentum.
“Hub-drive menghasilkan tenaga di roda yang besar setara motor 150-160cc. paling efisien karena tenaga yang dihasilkan 12 hp atau 9 kW di roda. Kebutuhan sepeda motor untuk penggunaan kota, memang paling tepat menggunakan model hub-drive.” Tukas Arief Fadillah, Co-Founder dan CTO Maka Motors.






