“Keduanya membalap sangat fantastis bisa mengamankan poin tambahan untuk kejuaraan. Fabio Di Giannantonio sebagai rookie di MotoGP memiliki semangat untuk bertarung dengan pembalap di depan. Begitu juga dengan Enea Bastianini yang start dari posisi 17 bisa menunjukkan sebagai pembalap terbaik dan finis posisi 10. Meskipun beberapa kendala ditemui tapi talenta mereka bisa bikin bangga penggemar MotoGP di Indonesia,” ujar Sri Adinegara.
Usai balapan Diggia mengatakan, “Saya memulai dengan kencang dan bisa menguasai di awal balapan. Paruh balapan, akibat panas dan kondisi ban membuat ban alami sliding, saya kehilangan beberapa posisi. Saya bisa bilang, ini adalah kali pertama di tiga balapan mampu beri perlawanan, bisa bikin bangga meninggalkan MotoGP Jerman kali ini.”
Sementara itu Enea Bastianini yang start dari posisi 17, berhasil finis posisi sepuluh mengakui tidak terlalu gembira dengan hasilnya. Karena memulai start tidak bagus bahkan sempat terangkat bannya dan membuat kehilangan banyak posisi.






