Sebagai satu-satunya orang yang pernah juara dunia di balap motor dan Formula 1, Surtees tidak sekadar memajang motor ini di museum. Beliau sering membawa motor ini beraksi dalam berbagai acara parade dan demonstrasi mesin di seluruh daratan Eropa hingga Selandia Baru.
Stabilitas kepemilikan motor ini juga tergolong luar biasa karena jarang berpindah tangan dalam jangka waktu yang sangat lama. Setelah berpindah dari tangan Surtees pada 2005, motor ini tetap berada di koleksi yang sama hingga akhirnya muncul kembali di meja lelang tahun ini.
Motor ini bukan sekadar tumpukan logam dan mesin, melainkan sebuah potret nyata dari era emas balap Grand Prix. Kondisinya yang orisinal tanpa restorasi berlebihan membuat nilai otentisitasnya tetap terjaga bagi siapa pun yang memilikinya sekarang.
Monster Balap di Era Transisi Juara Dunia
Mesin ini merupakan monster 500cc yang mampu berputar hingga putaran mesin tinggi dan menghasilkan tenaga yang sangat besar di zamannya.
Pembalap masa itu harus beradu nyali di sirkuit dengan tingkat keamanan yang sangat minim dibandingkan standar lintasan modern saat ini.
Misteri mengenai siapa yang benar-benar membalap dengan motor ini justru menjadi daya tarik yang sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata.
Kolektor tidak hanya membeli sebuah kendaraan, tetapi mereka membeli sepotong sejarah yang masih menyimpan rahasia dari para legenda lintasan.
Pihak Bonhams menyatakan bahwa kredibilitas sejarah motor ini sangat konsisten dan terkait langsung dengan nama-nama besar yang mendefinisikan era tersebut.
Tidak heran jika harga lebih dari $1,3 juta dianggap sepadan untuk sebuah mesin yang memiliki jiwa balap yang sangat kental.
Satu hal yang pasti, motor ini tetap hidup dan berisik selama beberapa dekade terakhir berkat perawatan dari para pemilik sebelumnya.
“Sejarahnya mungkin tidak terdokumentasi sempurna hingga ke catatan balapan terakhir, tetapi kredibel, konsisten, dan terkait dengan nama-nama yang mendefinisikan seluruh era,” tulis pernyataan resmi dari pihak penyelenggara lelang.





