Humas Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Erik Alam Prabowo, membenarkan bahwa kepadatan tertinggi memang terjadi pada Rabu malam kemarin. Beliau menyebutkan bahwa kenaikan ini sudah diprediksi sebelumnya melihat antusiasme warga yang ingin pulang kampung lebih awal.
“Untuk puncak arus mudik kendaraan pemudik yang melintasi jalur selatan Nagreg sendiri telah terjadi pada Rabu malam atau H-3. Jumlah kendaraan pemudik yang melintas mencapai 137.078 kendaraan atau naik sebesar 0,49 persen dari tahun sebelumnya di waktu periode yang sama,” kata Erik di Bandung, Kamis (19/3/2026).
Kalau dilihat dari jenis kendaraannya, ternyata rombongan sepeda motor masih jadi “penguasa” jalanan dengan dominasi mencapai 60 persen. Sisanya barulah diisi oleh mobil pribadi dan kendaraan besar lainnya yang ikut meramaikan aspal Nagreg.
Petugas Tetap Siaga Meski Puncak Mudik Terlewati
Walaupun rekor jumlah kendaraan tertinggi sudah pecah, bukan berarti petugas di lapangan bisa langsung santai-santai begitu saja. Hingga memasuki H-2 Lebaran, antrean kendaraan masih terlihat cukup panjang di beberapa titik krusial jalur selatan.
Tim gabungan dari Dishub, kepolisian, hingga instansi terkait tetap standby di pos masing-masing untuk mengatur ritme lalu lintas. Fokus utama mereka saat ini adalah memastikan semua pemudik bisa sampai ke kampung halaman dengan aman dan selamat.






