Hadirkan Informasi Terkait Arus Mudik
Eddy Djunaedi berharap dari kerjasama dan aplikasi Google Maps ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat. Untuk menentukan perjalanan, saat mudik di jalur tol maupun non tol.
“Nanti dalam Surat Keputusan Bersama, bisa kita masukkan dalam fitur Google Maps. Jadi cara bertindak kita seperti pengalihan arus, buka tutup, Contraflow atau Oneway memudahkan masyarakat dan aman nyaman melalui ruas jalan tersebut,” tambahnya.
Korlantas Polri juga akan memberikan informasi kondisi lalulintas terkini kepada Google Maps agar masyarakat dapat mengakses langsung informasi. Diprediksi mudik tahun ini 123 juta masyarakat akan melakukan perjalanan meningkat dari tahun lalu yaitu 85 juta.
Sementara itu Strategic Partnerships Manager Geo, Google Maps Indonesia Galuh Rohmah mengatakan prediksi mudik tahun ini yang meningkat dibanding tahun lalu menjadikan user Google Maps sebagai prioritas.
“Kolaborasi yang kami harapkan dari Korlantas Polri adalah data-data apa saja yang akan kami share agar membantu masyarakat lewat Google Maps. Harapannya, user dapat bersabar untuk memastikan data yang update agar mendapatkan data untuk mudik aman dan nyaman,” kata Galuh Rohmah.
Turut hadir dalam diskusi Karodalops Sops Polri Brigjen Pol Endi Sutendi, Director of Product partnership Google Asia Pasific Kirk Mitchell, Head Google of Asia Tenggara Cordula Oertel, perwakilan Kemenhub, Jasa Marga dan BPJT.






