Ia pun berharap event tersebut bisa menjadi ajang sportainment yang bisa diadakan tiap tahun.
“Tahun lalu ada 200 yang mendaftar dan masing masing bawa komunitas sehingga crowd dan atmosfernya sangat luar biasa. Kami berharap Scooter Prix bisa jadi wadah positif bagi anak muda, talenta berbakat. Mungkin dari peyelenggaraan lokal ini bisa ke Internasional,” tutup Andar.
Tahun ini, Scooter Prix akan melombakan total 15 kelas yang akan diikuti oleh non-pebalap, pebalap rookie, advance, hingga expert.
Tak hanya itu, ajang ini juga membawa gebrakan dengan memperkenalkan Kelas Motor Listrik Rookie yang akan digelar sebanyak 3 seri dimulai pada seri ke-3.
“Tahun lalu, balapan motor listrik hanya sebagai kelas eksibisi saja. Tahun ini dilombakan lebih serius sekaligus untuk menguji performa motor listrik E3 Mobolity sebagai bagian dari upaya menuju energi hijau yang ramah lingkungan,” tutup Priamboro Soesetyo, Co-Founder dan Project Director Scooter Prix.






