Kasus yang kini tercakup dalam peraturan antara lain:
- Tidak memasuki grid setelah pit lane dibuka untuk Sighting Lap.
- Mendorong motor dari grid ke pit lane setelah papan tiga menit ditampilkan.
- Gagal memulai lap pemanasan dalam waktu satu menit sebelum start.
Untuk kelas MotoGP, pengecualian hanya berlaku jika balapan dinyatakan basah atau bendera putih dikibarkan selama lap pemanasan, memungkinkan pembalap mengganti ban atau motor tanpa penalti. Namun, mereka tetap harus start dari pit lane dan tidak diperbolehkan menggunakan perangkat start selain kontrol peluncuran elektronik.
Jika terdapat lebih dari 10 pembalap yang harus start dari jalur pit, maka start akan dibatalkan dan prosedur start baru akan dimulai dengan skenario quick restart.
Selain pembaruan ini, Komisi Grand Prix juga mengumumkan bahwa pembalap yang cedera kini diizinkan melakukan tes kebugaran sebelum kembali ke akhir pekan balapan.
Pembaruan terhadap prosedur start MotoGP ini diharapkan menciptakan kejelasan dan konsistensi, serta mengurangi risiko insiden saat fase krusial menjelang balapan dimulai.






