Jurnalbikers.com – Kabar mengejutkan datang dari garasi Garpu Tala yang memastikan perombakan besar-besaran untuk lini pembalap Yamaha MotoGP 2027 mendatang.
Pabrikan asal Iwata, Jepang tersebut secara resmi mengumumkan bahwa kebersamaan mereka dengan Fabio Quartararo dan Alex Rins akan berakhir setelah musim MotoGP 2026 selesai.
Pengumuman resmi ini langsung menyudahi berbagai spekulasi dan rumor yang beredar liar di paddock belakangan ini. Keputusan besar ini menandai akhir dari sebuah era sekaligus awal dari persiapan matang Yamaha dalam menyongsong regulasi baru balap motor kasta tertinggi tersebut.
Pasang Surut Perjalanan El Diablo Bersama Tim Garpu Tala
Rencana kepergian Fabio Quartararo dari kubu Yamaha sebenarnya sudah santer ditiupkan oleh berbagai media otomotif dalam beberapa bulan terakhir.
Juara dunia MotoGP musim 2021 itu disebut-sebut bakal hengkang dan menyeberang ke kubu Honda mulai musim kompetisi 2027 nanti.
Pembalap berbakat asal Prancis tersebut tercatat telah menghabiskan seluruh karier balapnya di kelas utama MotoGP bersama pabrikan Yamaha.
Memulai debut sensasional pada tahun 2019 bersama tim satelit Petronas SRT, performa apiknya langsung memikat manajemen tim pabrikan.
Karier El Diablo mencapai puncaknya saat dipromosikan ke tim utama pada tahun 2021 dengan langsung merengkuh gelar juara dunia yang sangat bergengsi.
Selama masa baktinya, pembalap bernomor start 20 ini sukses menyumbangkan total 11 kemenangan Grand Prix serta 32 podium bagi tim.
Namun sayang, performa motor YZR-M1 yang terus merosot dalam beberapa musim terakhir membuat hubungan kedua belah pihak dilaporkan kian merenggang.
Ketidakmampuan motor bersilinder segaris itu untuk bersaing di barisan depan disinyalir menjadi pemicu utama sang pembalap mencari tantangan baru.
Alex Rins Ikut Angkat Kaki dan Tidak Lagi Jadi Pembalap Yamaha di MotoGP 2027
Langkah mengejutkan untuk menyudahi kontrak pada akhir musim 2026 ternyata tidak hanya diambil oleh rekan setimnya saja.
Pembalap asal Spanyol, Alex Rins, juga dipastikan bakal angkat kaki dari tim pabrikan setelah melewati periode yang cukup menguras energi.



