Berbeda dengan sesi awal, kali ini pebalap Indonesia tersebut mampu melakukan start dengan sangat baik dan mulus. Kecepatan motornya yang stabil langsung membawanya bersaing ketat di jajaran grup elit lima besar terdepan.
Keberuntungan sempat berpihak saat dua pebalap di depannya mengalami insiden jatuh pada putaran-putaran awal. Mengandalkan performa tangguh dari motor NSF250RW, ia pun sukses melesat dan bertarung memperebutkan podium kemenangan.
Pertahanan yang kokoh terus ditunjukkan sepanjang putaran demi menjaga asa mengibarkan bendera Merah Putih di podium. Sayangnya, petaka tak terduga justru datang menghampiri pada lap terakhir akibat senggolan keras dari pebalap lain.
Meskipun sempat terjatuh akibat kontak tersebut, ia langsung bangkit dengan cepat demi menyelesaikan balapan hingga garis finish. Walaupun harus puas menyudahi balapan di posisi ke-21, semangat pantang menyerah yang ditunjukkannya patut diacungi jempol.
“Race satu berjalan cukup sulit. Saya berusaha tetap berada di grup depan namun kesulitan menemukan ritme, sehingga saya memutuskan untuk bertahan dan poin berhasil diamankan. Di race kedua, sejak awal saya mencoba memimpin jalannya balapan, tetapi belum berhasil. Sayang, pada lap terakhir pebalap lain menabrak sisi kanan motor hingga saya terjatuh. Kini kami harus bekerja keras, baik fisik maupun mental, agar tampil kuat dan cepat di Magny-Cours,” ujar Ramadhipa.
Evaluasi Penting Demi Menjaga Peluang Juara Dunia
Tambahan sembilan poin berharga dari balapan pertama Moto3 Junior World Champioship 2026 di Jerez ini membuat posisi Ramadhipa di papan klasemen masih sangat aman. Pebalap masa depan Indonesia ini sekarang mengoleksi total 60 poin dan bertengger di peringkat keempat klasemen.
Jarak poin dengan sang pimpinan klasemen pun terhitung sangat dekat karena hanya terpaut selisih sembilan poin saja. Manajemen PT Astra Honda Motor pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas daya juang yang diperlihatkan di Jerez.
Pihak manajemen menilai bahwa perkembangan performa yang ditunjukkan sepanjang akhir pekan balap ini sudah sangat luar biasa. Evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan bersama tim teknis agar penampilannya semakin matang di seri berikutnya.
“Ramadhipa mampu menunjukan perjuangan yang solid dalam dua race berbeda. Melalui semangat satu hati, kami pun terus mendukungnya agar dapat terus bersaing dengan optimal dan semakin melesat pada putaran berikutnya,” ujar Andy Wijaya selaku General Manager Marketing Planning and Analysis AHM.
Setelah seri yang melelahkan ini, para pebalap memiliki waktu jeda selama tiga pekan sebelum memasuki libur musim panas. Balapan putaran keempat musim ini dijadwalkan akan berlangsung di Circuit de Nevers Magny-Cours, Prancis, pada 24–26 Juli mendatang.



