2. Periksa Tekanan Angin Ban

Masih berkaitan dengan komponen sepeda motor, periksalah tekanan angin ban secara berkala. Pastikan kondisi anginnya sesuai rekomendasi pabrikan. Jika kurang atau kelebihan, hal ini akan berpengaruh terhadap, stabilitas berkendara, usia pakai ban hingga konsumsi bahan motor.
3. Ganti Oli Mesin secara Rutin

Agar komponen terutama mesin sepeda motor awet, oli mesin wajib diganti secara berkala. Hal ini pun masih bisa dilakukan sendiri oleh pemilik sepeda motor.
“Paling mudah untuk mengetahuinya adalah membaca buku manual dari sepeda motor Anda. Namun, kami menyarankan sebaiknya oli mesin diganti setiap 2.000 km,” kata Brahma Putra Mahayana selaku Technical Specialist dari PT Pertamina Lubricants (PTPL).
Untuk oli mesin, Pertamina Lubircants memiliki beragam produk untuk berbagai jenis motor yang tergabung ke dalam line up Pertamina Enduro Series. Untuk sepeda motor kopling basah (bebek/motor sport) ditawarkan opsi-opsi seperti Enduro 4T Sport 5W-30, Enduro 4T Racing 10W-40 dan Enduro 4T 20W-50.
“Salah satu keunggulan oli Enduro 4T Racing adalah memiliki fitur anti-slip kopling yang menjadikan tarikan motor lebih bertenaga. Oli Enduro 4T Racing ini juga sudah melalui pengujian variable speed friction test dengan koefisien friksi yang lebih sesuai dibandingkan dengan oli lain yang spesifikasinya sama,” jelas Brahma.
Sementara untuk motor matic, tersedia pilihan pelumas seperti Enduro Matic V 10W-40, Enduro Matic 10W-30, Enduro Matic-S 10W-30, Enduro Matic-G 20W-40, dan oli transmisi Enduro Gear Matic.
“Khusus oli Pertamina Enduro Matic V sudah memiliki spesifikasi paling tinggi di kelasnya atau sudah memiliki approval API SN. Selain itu pelumas ini juga diformulasikan khusus untuk matic 150 cc ke atas. Jadi kekentalan olinya 10W- 40, sesuai untuk motor matic 150cc,” kata Brahma lebih lanjut.






